4Tahun di MasukDapur


Good Meal
Come From Our Kitchen
Made by Our Hand
Inspired By Our Heart

Kata-kata itu jadi pedoman saya setiap kali melangkah ke dapur untuk membuatkan sesuatu buat keluarga. Idealis, agak lebay, dan terdengar somse (baca: sombong sekali) 😆

Tapi nyatanya ampuh membangkitkan semangat dan kepercayaan diri saya yang memang agak sering datang dan pergi tak menentu.

Tentu saja pedoman itu tidak jadi ‘penjara’ untuk kami sekeluarga. Kalau senggang (dari segi waktu dan dana) kami bisa ditemui tengah menikmati jajanan dan makanan di luar dapur di rumah. Kuliner adalah dunia yang mengasyikan untuk dijelajahi.

MasukDapur lahir karena kegemaran kami berburu beragam jajanan kuliner, dapur, dan masakan rumah. Tepatnya tanggal 3 Juli 2005 blog ini pada awalnya hadir untuk memberikan ruang bagi saya menuliskan curhatan pribadi tentang pengalaman meramu bumbu dan menyusun resep-resep ala kadar.

Postingan pertama di MasukDapur:

sambal cobek kegemaran

Sunday, July 03, 2005

sambal? ..makanan apa sih yang ngga enak pake sambel? well? kita ngga lagi ngomongin makanan eropa yang berbau krim milk dan minuman keras kan? Dirumah saya, makanan apa aja yang disajikan selalu didampingi dengan sambal.saya ngga begitu suka pedas tapi saya selalu membuat sambal yang kelewat pedasnya. salah satu sambal favorit suami saya (diantara jenis sambal yang lain) adalah sambal mentah jeruk limo.gampang saja.

  1. siapkan cobek yang bersih (sebaiknya singkirkan blender dan alat ulek yang lain)
  2. beberapa buah cabai merah, garam secukupnya, terasi secukupnya, lalu mulailah mengulek
  3. kalau dirasa sudah cukup halus (ngga perlu terlalu halus juga ngga napa) masukkan gula merah secukupnya
  4. terakhir masukkan perasan jeruk limo
  5. nyam kalau dimakan dengan lalap dan ikan plus nasi panas. bete kalau ngga ada lauknya apalagi ngga ada nasinya!

*(secukupnya disini imbangi dengan keberadaan cabai merah)

gud lak! nyam..

2 comments:

Wicak said…
sayang rahasia resep ini gak diungkap. semuanya secukupnya.. apakah ini berarti soal sambel masih rahasia dapur yang paling dalam? soalnya, konon ada pepatah yang bilang sambel istri adalah kunci kebahagiaan suami (pepatah mana ya?)-i luv ur new blog dear-

tie said…
Wah… tie malah pernah deger kalo Istri pandai buat sambel atrinya bisa membahagiakan suami… betul ga sih..?? anyway… kenyataannya gimana suami ga bahagia wong makannya juga bisa tambah2 gituh…BTW salam kenal dari Punggol…

Pertambahan usia dan perubahan kebiasaan saya dalam menilai dan memilah makanan juga berdampak pada cara saya mengolah makanan. Hal ini tentu saja berdampak dengan gaya penulisan dan tampilan yang hadir di MasukDapur yang semula beralamat di masukdapur.blogspot.com.

Bergabung dengan komunitas Blogfam memungkinkan MasukDapur mengikuti 2 kali Lomba Masak Virtual yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Kemerdekaan.

MasukDapur juga ‘menelurkan’ blog baru masih seputar kuliner yaitu MasukDapur:Thecomic.

Beberapa saat setelah blogdetik lahir,  Februari 2008 MasukDapur pindah ke alamat baru memboyong serta MasukDapur:TheComic juga Foodid (blog kulinernya Wicak).

Kepindahan ini membawa berkah untuk MasukDapur (dan saya secara pribadi). Sejak di rumah baru ini, mulai adanya teman-teman blogger yang mampir dan meninggalkan komentarnya di blog ini.  Hal ini mengantarkan saya pada perkenalan dengan teman-teman blogger lain dan kesempatan untuk kemudian bergabung juga dengan komunitas bloggernya blogdetik.

Terima kasih untuk apresiasinya pada MasukDapur selama ini 😀

0 Comments

Add yours
  1. 8
    aziza

    betul itu..suamiku paling doyan sambel buatanq cos rasanya yg pedas banget tapi aku jadi prihatin juga habis makannya jadi nambah terus.. jatah beras jadi berkurang deh hehehe 🙂

  2. 9
    Aribicara

    Tadinya bacanya aku agak keseleo lidahnya 😀

    bacannya malah Cebok 😀 ckckckck ….

    Terus tambahin terus koleksi resep dapurnya Mba 🙂

    Siapa tahu suatu saat g terasa sudah ngumpul ribuan menu masakan 🙂

    Salam 🙂

+ Leave a Comment

sixteen − 14 =