Bed Hair Guy Onigiri #TastingBoxSedapur

Bed Hair Guy Onigiri #TastingBoxSedapur


Pertanyaan pertama saya adalah kenapa Bed Hair Guy?

Bed Hair Guy Onigiri adalah gerai milik Agustinus Angga Putra, lulusan D3 perhotelan dan S1 Southern New Hampshire University. Nama Bed Hair Guy sendiri hadir saat Agustinus menyadari rambutnya dan adiknya yang berdiri setiap subuh saat mereka harus menyiapkan makanan untuk gerainya.

Bed Hair Guy Onigiri adalah salah satu produk yang saya dapatkan dalam Tasting Box Sedapur. Tasting Box Sedapur adalah program Sedapur.com untuk memperkenalkan bermacam produk dari menchant-merchant yang telah bergabung bersama Sedapur. Tasting Box ini diberikan gratis dan bisa didapatkan dengan mendaftar di http://bit.ly/TBoxSedapur1.

Onigiri adalah nasi kepal khas Jepang yaitu nasi yang dipadatkan dan dibentuk sewaktu masih hangat. Onigiri biasanya berbentuk segitiga tetapi ada juga yang berbentuk bulat. Karena padat, onigiri biasa dimakan hanya dengan tangan, tidak memakai sumpit. Di negara asalnya onigiri lebih sering dinikmati dalam keadaan dingin (tidak hangat) karena banyak yang membawanya untuk bekal bepergian, sekolah atau kantor.

Nah, karena kita di Indonesia agak tidak terbiasa menikmati nasi dingin (apalagi dikepal), Bed Hair Guy melakukan adaptasi pada onigiri-onigirinya sehingga memiliki cita rasa yang enak baik dimakan dingin maupun hangat.

Onigiri yang saya dapatkan dalam Tasting Box ini adalah Onigiri yang berisi tuna pedas dan onigiri dengan campuran ikan teri dan daun bawang. Jika membeli produk Bed Hair Guy Onigiri di Sedapur ada berbagai pilihan rasa diantaranya Beef Bulgogi (masakan daging a la korea), Kani (kepiting), Egg Mayo,  Tuna Regular, Tuna Spicy, Kriuk2 Ikan, Kriuk2 sayur (Wortel, Edamame atau kedelai Jepang, Buncis dan Kriuk2).

Rasa dan Tekstur

Disebutkan oleh Sedapur bahwa Bed Hair Guy Onigiri dibuat dan dikirim pada hari yang sama sehingga mutu kesegaran dan keamanannya cukup terjamin. Onigiri ini juga dibuat dengan beras jepang tanpa campuran ketan dan garam sebagai salah satu bumbu sekaligus pengawet.

Bagi yang tidak terbiasa, nasi onigiri dingin mungkin akan terasa lebih keras daripada nasi biasa. Saya mencobanya dalam dua kondisi. Kondisi pertama adalah menyimpannya dulu di kulkas dan yang kedua tidak saya simpan di kulkas. Keduanya masih tahan hingga malam (saya menerima paket siang hari) dan masih terasa enak baik dari sisi rasa maupun teksturnya (keras atau lembek).

Saya sengaja tidak menghangatkannya karena perkiraan saya onigiri yang dihangatkan kembali akan mengurangi cita rasanya. Onigiri hangat enaknya disantap sesaat setelah dibuat.

Saya sendiri suka kedua onigiri yang saya dapatkan. Bumbu dari kedua onigiri tersebut tidak berlebihan karena buat saya yang paling penting dari onigiri adalah nasinya. Isiannya juga pas sehingga nasi yang bisa dinikmati masih cukup banyak.

Pada onigiri tuna spicy, tunanya sebenarnya tidak terlalu pedas walau anak saya merasa kepedasan. Saya merasakan aroma bakar pada nasinya,  kata suami saya sepertinya minyak wijen . Ia bilang, “Roasted sesame oil”.

Sedangkan onigiri ikan asinnya (onigiri kriuk2 ikan kah namanya?) rasanya Indonesia banget, tinggal dicocol sama sambel #eh

Kemasan

Dari sisi kemasan Bed Hai Guy Onigiri dikemas dengan plastik secara individual dan menggunakan sistem easy tear off (ada instruksi nomor 1, 2 dan 3) untuk membuka kemasan. Sehingga setiap onigiri dapat dibuka dengan mudah dan dinikmati tanpa perlu mengotori tangan. Cukup higienis, simple dan trendy

2 Comments

Add yours

+ Leave a Comment

20 − one =