Biluluhe?


biluluhe1.jpg

Masak ini dong, Ma. Biluluhe ..’, kata Wicak sembari melihat-lihat buku resep yang tergeletak di kursi ruang TV samping dapur. Sementara Salma dan awis sedang bermain-main di dekat papanya.

‘Apa tuh?’ Tanya saya sembari mengais sayuran-sayuran layu di dalam kulkas.

Lalu Wicak membacakan urutan bahan dan cara membuatnya (seperti yang terdapat dalam gambar). ‘Kayanya gampang nih,’ katanya lagi, ‘Buat dong!’

Hmmmm‘, sahut saya masih asyik di kulkas.

Percakapan itu terjadi beberapa minggu yang lalu. Walau tidak terbayang bagaimana bentuknya apalagi rasanya, kemarin saya mencoba membuat penganan ini.

Saya tidak menggunakan seluruh bahan karena memang tidak tersedia di dapur.

biluluhe2.jpgKupas, cuci, iris, aduk, srek srok akhirnya biluluhe pun menjadi santapan makan kemarin malam lengkap dengan dabu-dabu dan nasi hangat.

Rasanya sih gurih dan tepat sekali dipadukan dengan dabu yang asam manis pedas. Adonan terigu dan sagu plus santan yang membalut ati ayam sangat lembut, lumayan cocok dipadukan dengan nasi.

Nyam..

0 Comments

Add yours
  1. 4
    Wicak Hidayat

    @anny: melihat paduannya dengan samabl dabu-dabu, mungkin dari daerah yang sama dengan dabu-dabu ya? makassar kah?

+ Leave a Comment