Bubur Ayam Safron


bubursafron

Saya dan Wicak menonton salah satu acara kuliner di chanell Disc. Travel&Living beberapa waktu yang lalu. Saat itu ditayangkan seorang juru masak yang sedang memasak paella di pan/wajan datar super besar. Sewaktu ditunjukkan urut-urutan bahan yang dimasak, kami langsung berniat untuk mencoba membuatnya. Kebetulan kami mempunyai safron yang belum dipakai hingga saat ini.

Paella. Nasi yang berasal dari Valencia ini terbuat dari beras dan campuran beberapa bahan dan bumbu. Bumbu yang paling utama adalah safron dan minyak zaitun. Paella adalah kata dalam bahasa Catalan yang berasal dari bahasa Prancis Kuno yang berarti pan/wajan datar. Makanan ini dikenal juga sebagai makanan nasional Spanyol. (en.wikipedia/paella)

Wicak membeli safron sewaktu ke Singapura beberapa waktu silam. Ngga banyak hanya 1 gram dalam kemasan yang terbuat dari kotak plastik yang sangat rapih. Rempah ini mungkin fungsinya hampir sama dengan kunyit yaitu sebagai pemberi warna kuning tapi perbedaan harga keduanya serupa langit dan bumi. Kunyit bisa dibeli dengan harga yang tergolong sangat murah sementara safron dijual per gram dimana 1 gramnya hampir seharga 1 gramnya emas. Mahaaall! Kayanya pikir-pikir lama kalau mau beli lagi πŸ˜†

Saffron adalah nama untuk rempah-rempah yang berasal dari bunga Crocus sativus yang memiliki tiga kepala putik (stigma). Bagian tangkai putik inilah yang digunakan sebagai rempah atau pewarna dalam masakan setelah dikeringkan. Sebagai pewarna makanan, safron memberikan warna kuning keemasan. Saffron memiliki aroma manis yang lembut dengan sedikit nuansa aroma rumput atau jerami kering.

Untuk mengumpulkan putik dari bunga Crocus sativus harus dilakukan dengan cara manual yaitu menggunakan tangan. Satu pon (450Β gram) safron yang sudah dikeringkan berasal dari sekitar 50.000–75.000 bunga yang ditanam dilahan hampir seluas lapangan sepak bola. Hmm, jadi kayanya untuk menghasilkan 1 gram safron membutuhkan bunga sekitar 155an. Pantas mahal ya?

Safron sendiri memiliki khasiat sebagai antikarsinogenik (pencegah kanker), anti-mutagenik (pencegah mutasi), immunomodulasi (memperbaiki sistem imun), dan antioksidan. (en. wikipedia/saffron)

Nah, paella ini menggunakan saffron kebayang deh pasti mahal tuh harga sepiring paella. Kemarin saya mencoba membuatnya dengan mengandalkan ingatan dari acara tersebut dan rasa percaya diri yang kayanya terlalu berlebihan :mrgreen:

Hasilnya tidak seperti yang dibayangkan karena saya terlalu banyak memasukkan kaldu (tanpa menakar) dan menggunakan wajan yang cekung. Hasil akhirnya adalah seperti peribahasa ‘Nasi sudah menjadi bubur’. Untung bubur yang enak πŸ˜†

Bubur Ayam Safron

Bahan:

  • Dada ayam, potong-potong sesuai selera
  • 150 gram udang besar (silahkan buang kepalanya jika tidak suka)
  • 1 tomat merah, rebus, buang kulit, hancurkan
  • 4 buah cabai hijau, iris-iris
  • 0,25 gram safron (sekitar 1/2 sdt) – Bisa diganti dengan 1 sdt kunyit bubuk
  • 1/2 cangkir beras
  • 500 ml kaldu ayam
  • 4 sdm minyak untuk menumis (kalau ada lebih enak memakai minyak zaitun)
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt cabai bubuk
  • 1/2 sdt gula pasir

Cara membuat:

  1. Panaskan minyak, masukkan potongan ayam, masak hingga berubah warna
  2. Tambahkan safron, aduk rata
  3. Masukkan tomat yang sudah dihancurkan, aduk rata
  4. Masukkan cabai hijau, aduk
  5. Kecilkan api
  6. Masukkan beras, garam, gula dan cabai bubuk, aduk rata
  7. Besarkan api
  8. Masukkan kaldu, aduk rata
  9. Masak hingga kaldu meniris
  10. Matikan api
  11. Diamkan masakan yang agak berkuah tersebut hingga sisa kuah menyerap ke dalam nasi yang sudah matang hingga menjadi nasi yang lunak seperti bubur :mrgreen:
  12. Sajikan

Ngomong-ngomong kalau mau mencoba membuat paella yang asli resep bisa didapat di alicante-spain.com/paella dengan tentu saja menggunakan wajan yang datar.

Gud lak! πŸ˜‰

4 Comments

Add yours
  1. 1
    vina

    Biasanya bubur safron di IRan untuk ibu-ibu hamil. jadi anaknya kuat dan sehat. di Bogor daerah Empang yang komunitasnya orang Arab biasanya memang menjual safron.

  2. 2
    hes

    @vina: iya saya juga baru baca-baca tentang bubur safron di Pakistan. Di bogor ada yang jual? woah bisa ditelusuri tuh kalo kapan-kapan pulang ke bogor πŸ˜‰ thx yaa ..

  3. 3
    pailul

    Yang saya alami waktu makan paella, nasi masih mentah di tengah beras, jadi kurang nyaman waktu di makan & di perut

  4. 4
    hes

    @pailul: ooh. saya sendiri belum pernah mencoba paella. apa memang begitu ciri khasnya ya? atau yang masak kurang jago? :mrgreen: thx yaa ..

+ Leave a Comment

2 × 1 =