Cate: Creative Sate


cate

Cate atau Creative Sate adalah tempat makan baru di depan Rumah Sakit Hermina Depok di Jalan Siliwangi. Saya bilang baru karena saya terakhir saya ke Hermina tempat makan ini belum ada. Tapi saya lupa kapan terakhir saya ke rumah sakit itu

Setelah mengantar Wicak ke Dokter, kami berencana berbuka puasa dahulu sebelum pulang walau jam masih menunjukkan jam 5 sore –kalau pulang masih sempat. Bingung mau kemana karena dimana-mana pasti rame, kami memutuskan untuk mencoba gerai Cate yang dilihat dari tempatnya sih lumayan asik.

Karena waktu masih lama, kami memesankan dahulu makanan kecil untuk anak-anak: chocoberry dan chocobanana dan jus strawberi. Chocoberry adalah strawberi yang ditusuk batang sate dan ditabur coklat meises plus coklat cair. Sementara chocobanana adalah pisang utuh yang ditusuk batang sate, dipanggang, dan diberi toping coklat, selai blueberi, selai strawberi, meise pokoknya mah super maniss.

Satu porsi hanya berisi dua tusuk. Chocobanananya sih lumayan besar tapi chocoberrynya kecil pisan Seporsi dihargai sekitar 6ribu rupiah kalau saya tak salah.

Sebenarnya sih tak lapar mata tetapi saya memesan semua sate di dalam menu yang kebetulan saat itu hanya tersedia 4 macam: Sate ayam, sate kambing (mutton), sate kikil, dan sate telur puyuh. Saya juga meminta setiap jenis sate itu menggunakan saus yang berbeda. Terdapat beberapa pilihan saus yaitu saus padang, saus nanas, saus kecap, saus tiram,dan saus kacangkah? Ah saya lupa 😳

Seporsinya terdiri dari tiga sampai lima tusuk sate tergantung jenis satenya dengan harga berkisar antara 6ribu sampai 12ribu rupiah.

Setengah jam kemudian pesanan kami datang pas banget dengan beduk magrib. Menyeruput hot lemon teanya dan mulai melirik sate-satenya, yang pertama saya cicipi adalah sausnya. Setiap piring sate digarnis lumayan bagus dengan penambahan sedikit sambal merah ditiap piring, sedikit salad dengan dressingnya, dan potongan timun dan tomat.

Setelah mencoba semua sate dan nasi di piring pun sudah habis, saya dan Wicak berpandang-pandangan. Nothing spesial. Sausnya agak kurang segar dan tidak mengigit kendati satenya bisa dibilang lumayan. Kami malah sempat merasa padanan antara sate dengan saus agak kurang cocok. Yang paling enak dari semua saus malahan sambal merah ditiap piring sate yang mungkin selain sambal bertujuan sebagai garnis juga.

Menurut kami siih kalau bole-bole kasih saran, jika ada pilihan beragam saus seperti itu enaknya sausnya dihidangkan terpisah dalam wadah-wadah kecil. Sehingga kita yang menikmati bisa menentukan padanan mana yang paling sesuai dengan selera kita. Dari semua sate yang terhidang yang paling kami suka sih teteep sate kambing klasik dengan saus kecap 😛

Sebenarnya sih idenya bagus banget gerai Cate ini dengan memodifikasi sate-sate klasik. Memang kreatif. Lumayan bagus juga dari segi layanan, tempat, penyajian, bahkan yang paling saya suka penggunaan kantung kertas dengan desain yang menarik sebagai pengganti kantung kresek plastik.

Tetapi kalau dari segi rasa dengan porsi dan harga segitu .. hmm saya sih lebih memilih sate-sate yang tidak kreatif deh 😛 Dengan membayar seharga 12ribu saya bisa mendapatkan 10 tusuk sate dengan saus klasik.

4 Comments

Add yours
  1. 2
    Ari

    wah, lokasi dan harganya terjangkau. Idenya bagus juga, mengemas masakan tradisional dengan sentuhan modern. Tetapi memang kadang rasa tradisional tidak bisa tergantikan oleh rasa modern.

+ Leave a Comment