Hari-hari Puasa: Dokter Gigi dan Pulpy Orange


Suami saya sakit gigi. Bisa dipastikan konsentrasi terpecah jika dalam mulut ada rasa senut-senut yang menjalar hingga ke kepala. Izin dari kantor untuk bekerja dari rumah, sebelum magrib kami pergi ke dokter gigi di rumah sakit hermina depok.

Saya tak sempat memasak banyak ..owh, tak sempat memasak apa-apa lebih tepatnya :mrgreen:

Pulang dari rumah sakit kami mampir sebentar karena saya memaksa untuk berbelanja sebentar membeli susu anak-anak, pampers, dan oia beras 😳

Huhu dengan gigi yang semakin sakit, suami saya itu terpaksa menemani saya berbelanja (maaf ya pa).

Sebentar berkeliling mengambil bahan dan barang yang dibutuhkan, kami menuju kasir. Pulpy orange dalam kulkas yang dipajang di depan kasir mengingatkan saya sebentar lagi saatnya berbuka. Saya mengambil satu botol untuk suami saya yang mulai mengantri di depan kasir.

Pulpy Orange Minute Maid adalah produk sari buah jeruk dari Coca Cola Company. Dari awal kemunculannya di iklan, kami sebenarnya sudah tertarik. Sari buah jeruk dengan bulir selalu jadi kesukaan kami.

Tetapi kami sudah punya merk favorit untuk sari buah jeruk dengan bulir. Apalagi kami sedang ‘candu’ dengan Nu Green Tea Madu. Walau Pulpy Orange dan Nu Green Tea tidak bisa dibandingkan karena beda produk.

Awal mencoba walau tidak terasa istimewa kami terkesan. Bulirnya asli dan sensasi kesegarannya sama seperti menikmati buah jeruk yang di jus. Beberapa kali kami mencoba kami mulai suka dan menderetkan merk ini dalam daftar minuman favorit keluarga.

Kami sih menikmatinya sesekali saja. Karena kalau setiap waktu sensasinya rasa segar dan manisnya jadi agak terasa berlebih malah jadi tak enak. Tapi kalau sesekali saat terik matahari (saat bukan bulan puasa) Pulpy Orange dingin adalah pilihan yang luar biasa!

Jadi sore itu suami saya berbuka dengan meneguk buah jeruk langsung dari botolnya :mrgreen:

14 Comments

Add yours
  1. 3
    Hari 4 Puasa: Dokter Gigi dan Pulpy Orange | Update Blog Terbaru

    […] Hari 4 Puasa: Dokter Gigi dan Pulpy Orange Suami saya sakit gigi. Bisa dipastikan konsentrasi terpecah jika dalam mulut ada rasa senut-senut yang menjalar hingga ke kepala. Izin dari kantor untuk bekerja dari rumah, sebelum magrib kami pergi ke dokter gigi di rumah sakit hermina depok. Saya tak sempat memasak banyak ..owh, tak sempat memasak apa-apa lebih tepatnya Pulang dari rumah sakit kami […] […]

  2. 4
    sugeng

    Buka puasa dengan makanan & minuman kemasan bukan kegemaran ku neng, mending nyuruh istri menu istimewa favorit keluarga. Itu menurutku lebih sehat, halal dan toyib. Tapi semua terserah selera dan kondisi kita, teruslah bebbagi karena berbagi tidak pernah rugi 😆 .

  3. 10
    hes

    @’dee: aku ngga terlalu suka yang Nu Korma, mba d, mending diganti Nu Madu 3 botol 😆 saking candunya kadang kepikiran tiap bulan beli Nu Madu 2 lusin haha

  4. 11
    Diah

    Wah… Nu green tea original paling OK menurut saya. Segerr… Saya juga sampe kepikiran untuk nyetok di rumah. Beli di grosir yang paling murah, dan minum sebotol demi sebotol tiap hari 😉
    Kalo soal pulpy orange, temen saya yang lulusan Kimia bilang bahwa vitamin C dalam botol plastik tuh nggak bagus. Vitamin C tuh kan bersifat asam, dia akan ‘menggerus’ lapisan plastik dan berbaur dengan larutan. Saya siah lebih suka minuman berbulir jeruk dalam kaleng. Boleh bilang merek nggak? 😉 Chez. Harganya memang lebih mahal, tapi rasanya juga lebih ennak! Silakan di-review 😉

  5. 12
    hes

    @diah: wah thx ya mba diah 🙂 senang sekali dengan komentar mba diah, saya jadi ada bahan untuk tulisan ..

    setahu saya sih kemasan plastik yang digunakan untuk pengemas makanan atau minuman adalah jenis plastik yang foodgrade dan tidak mudah rusak.

    ada beberapa kode dan jenis polimer tertentu untuk plastik pengemas atau wadah makanan/minuman dengan kegunaanya masing-masing. tetapi tentu saja plastik-plastik ini memiliki kelemahan dan bahaya jika kita keliru memilih jenis plastik untuk kebutuhan tertentu.

    tapi tentu saja untuk mengkonsumsi produk dengan kemasan apa saja kita tak bisa lengah. teliti sebelum membeli adalah hal yang paling utama.

    lebih jelasnya tentang kemasan bisa dilihat di halaman kode plastik dan bahaya di balik kemasan.

    thx :mrgreen:

+ Leave a Comment

8 + 14 =