Hari-hari Puasa: Pindang Gurame


Sore ini kami kedatangan adik saya dan istrinya yang sedang hamil 7 bulan. Tentu saja pembicaraannya seputar persiapan melahirkan. Barang-barang yang perlu dibeli. Rumah sakit yang direkomendasikan. Biaya-biaya dan lain-lain.

Saat melahirkan itu saat yang paling menyenangkan tetapi kontraksi yang muncul sebelumnya itu sungguh menyiksa karena sakitnya luar biasa. Persiapan mental ibu dan ayah itu penting‘, kata saya sok tahu.

Si ibu harus sabar menahan rasa sakit yang datang bertubi-tubi dan suami jangan sampai deh menjatuhkan semangat istri dengan pernyataan seperti ‘sabar dikit sih orang lain juga pada bisa nahan sakit’ atau worst membentaknya karena tidak tahan dengan erangan sang istri. Itu semakin akan mempersulit persalinan terutama bagi mereka yang baru pertama kali melahirkan‘, lanjut saya sok bijak.

Bersikaplah empati dan tunjukkin kalau kita (si suami) ada disana buat jagain dan ngelindungin istri dan si bayi yang akan lahir. Hibur dengan kata-kata lembut untuk meningkatkan semangat istri. Dan juga mau merasakan sakit karena si istri lebih suka menggenggam tangan suaminya kuat-kuat saat kontraksi datang‘, jelas saya panjang dan lebar :mrgreen:

Karena percaya deh. Percaya deh. Cowo itu tidak akan pernah dapat membayangkan bagaimana sakitnya kontraksi itu. Jadi jangan pernah anggap remeh. Juga jangan pernah membandingkan cara istri menghadapi kontraksi-kontraksi ini denganΒ  wanita lain yang kebetulan melahirkan pada saat yang bersamaan. Karena setiap orang berbeda,‘ kata saya lagi.

Sok berpengalaman kan? πŸ˜† Tapi setelah melalui dua proses persalinan, saya rasa saya memang sudah berpengalaman. Apalagi keduanya, walau sama-sama kelahiran normal, dilalui dengan proses dan persiapan mental yang berbeda.

Adik saya mengangguk-angguk. ‘Buka puasa sama apa, teh?’ tanya adik saya. Halah didengerin ngga sih, tanya saya dalam hati cemberut 😐

pindanggurame

Pindang Gurame

Bahan:

  • 3 ekor ikan gurame ukuran sedang/kecil
  • 4 batang sereh, memarkan
  • 2 cm jahe, memarkan
  • 6 buah bawang merah, iris halus
  • 3 siung bawang putih, iris halus
  • 10 buah cabai rawit merah
  • 2 buah gula merah
  • 1 sdt garam
  • 1 liter air matang

Cara membuat:

  1. Rebus air hingga mendidih
  2. Masukkan bahan bumbu, masak hingga gula larut
  3. Masukkan ikan, masak dengan api kecil hingga air meniris
  4. Angkat

Sebenarnya sih lebih enak menggunakan presto memasak makanan ini sehingga tidak terlalu lama dan ikan lunak hingga ke durinya. Tetapi jika tidak memiliki presto juga tidak masalah hanya saja membutuhkan waktu yang lama untuk memasaknya jadi terkadang sebelum ikan lunak hingga ke duri kita sudah mengangkatnya, ‘Gas mahal. Gas mahal‘ πŸ˜†

0 Comments

Add yours
  1. 3
    Erfano Nalakiano

    Duh, kalau ingin merasakan pindang berarti aku harus pulang kampung dulu….he…he….!

    Soalnya mau buat di kossan kayaknya ribet deh….. (ribet atau males he…he…)

    Tambah bikin laper deh mbak hes!

+ Leave a Comment

14 + ten =