Kari Ikan Alu-alu


Beberapa waktu yang lalu kami ke pasar untuk berburu ikan segar. Ini kali kedua Salma dan Awis jalan-jalan ke pasar ikan. Tetapi kali ini saya pergi bersama Wicak, jadi ngga terlalu repot menggendong dan menggandeng Bimbul berjalan mengintari kios dan bak penampungan ikan satu persatu.

Kami berhenti di kios ikan langganan saya. Melihat-lihat beragam jenis ikan dan bertanya-tanya, akhirnya pilihan kami jatuh pada ikan yang berbentuk memanjang dan ramping. Kata ibu pemilik kios, daging ikan tersebut rasanya hampir sama dengan tenggiri hanya saja tenggiri lebih gurih. Namanya ikan alu-alu.

Pernah dengar nama Baraccuda? Ikan besar dengan bentuk tubuh yang panjang, agak pipih, dan ramping dan mulut besar meruncing. Alu-alu konon adalah nama lokal untuk ikan yang hidup di perairan di kawasan iklim sedang dan iklim tropis tersebut.

Ikan alu-alu yang kami beli ini tidak terlalu mahal. Duapuluh ribu per kilo kalau tak salah (maksudnya kalau tak salah ingat :mrgreen: ). Kami minta tolong pada si ibu penjual ikan untuk memotong-motong ikan menjadi beberapa bagian.

Kari Ikan Alu-alu

Menurut Wikipedia.Id, kari adalah jenis makanan yang dimasak dengan rempah-rempah hingga mempunyai rasa tajam dan pedas. Bumbu dan rempah-rempah yang digunakan untuk membuat kari sangat beragam dan tidak terbatas pada ketumbar, kunyit, merica, cabai, bubuk paprika, jintan, kayu manis, kapulaga, bunga lawang, kelabet, adas manis, daun salam koja (pernah dibahas di masukdapur), dan cengkeh.

Pada dasarnya rempah yang digunakan dalam pembuatan kari dan gulai sama. Perbedaannya hanya pada penambahan santan. Kari tidak menggunakan santan.

Bahan:kari_ikan

  • Ikan alu-alu 1 buah (kira-kira 1/2 kg), potong-potong
  • 2 batang sereh
  • 1 genggam daun salam koja
  • 3 sdm minyak untuk menumis
  • 2 cangkir air matang

Bumbu yang dihaluskan

  • 4 buah cabai merah besar
  • 6 siung bawang putih
  • 8 butir bawang merah
  • 2 cm lengkuas
  • 2 cm jahe
  • 2 cm kunyit
  • 1/2 sdt ketumbar
  • 1/2 sdt jinten
  • 1/2 sdt merica
  • 1 sdt garam

Cara membuat:

  1. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan, masukkan sereh, masak hingga matang
  2. Tambahkan air, aduk rata, biarkan mendidih
  3. Masukkan potongan ikan yang sudah dicuci bersih, aduk perlahan
  4. Masak sekitar 5 menit, masukkan daun salam koja, aduk perlahan
  5. Masak ikan hingga matang dan kuah mengental
  6. Angkat

Kari ini enak dimakan dengan nasi putih, roti jala, atau juga roti prata. Saya sudah pernah mencoba membuat roti prata walau kurang sukses (sayang lupa difoto). Kali ini saya menyajikan kari ikan alu-alu ini dengan roti jala.

Gud lak! 🙂

hes

7 Comments

Add yours
    • 5
      hes

      Memang sepertinya bukan ikan yang banyak di pasaran ya? Kalau memang tidak ada resep di atas bisa digunakan untuk ikan laut lain kok, misalnya tongkol atau kakap juga enak 😀 Trims ya..

+ Leave a Comment

three − 1 =