Kembang Tahu Mama Soya

Kembang Tahu Mama Soya


mamasoya

Beberapa minggu yang lalu Sedapur mengadakan promo 45% kembang tahu Mama Soya. Saya tertarik untuk mencobanya.

Kembang Tahu  adalah salah satu produk buatan rumah yang dijual di warung milik Tante Ina. Sedapur dan rekan bekerja sama membangun brand baru untuk Kembang Tahu ini, yakni “Mama Soya – Kembang Tahu” berikut juga pembuatan logo, pencetakan logo, penggunaan kemasan yang lebih baik, foto produk, serta pengembangan sistem pemasarannya.

Melihat harga awalnya saya merasa untuk se-cup kembang tahu harga Rp.9000 cukup mahal padahal itu dalam masa promo, harga aslinya bahkan Rp. 15000 untuk satu cup.

Tapii ternyata ukuran cup yang saya perkirakan salah. Setelah pesanan Mama Soya saya datang baru saya sadari cup yang terpampang di halaman Mama Soya di Sedapur adalah cup  seukuran mangkuk. It’s big! Oke, mungkin harganya cukup sepadan.

cupMamaSoya

Saya mendapatkan 5 cup besar  kembang tahu Mama Soya. Saya memberikan dua cup pada teman-teman untuk mengetahui pendapat mereka soal Mama Soya ini.

Dari sisi ukuran sebanyak 350ml, kembang tahu Mama Soya dapat dinikmati oleh 2-3 orang tentu saja tergantung porsi per orangnya. Saya sendiri membaginya menjadi dua mangkuk untuk saya dan suami.

Saya menyimpan kembang tahu ini di kulkas dan bertahan hingga dua hari setelah pesanan saya tiba. Belum sempat menyimpan lama karena sudah habis duluan hehe. Sayangnya di wadah kemasan walau tertera kolom ‘Best before’ tetapi kosong, tidak dicantumkan tanggal kadaluarsanya.

Tekstur kembang tahu Mama Soya lembut dan halus. Aroma kedelainya terasa samar dan tanpa  aroma langu (aroma kacang mentah). Teman-teman semua juga sependapat dari sisi rasa dan tekstur, kembang tahu Mama Soya enak dan lembut di lidah.

Beberapa pendapat berbeda sih mengenai sirup jahenya. Teman saya mengatakannya, “Sirupnya enak banget jahenya ngga terlalu nyengat dan manisnya pas!” Sementara suaminya bilang, “Rasa jahenya kurang nendang nih!” 

Saya sendiri suka rasa manis sirup jahenya. Tidak terlalu manis dengan samar aroma dan rasa jahe yang sedap. Pas benar dipadukan dengan kembang tahunya yang lembut. Apalagi kalau disantap dingin benar-benar menyejukkan hati yang panas .. eh hari yang panas :p

mamasoyaclose

3 Comments

Add yours
  1. 2
    Bayu Amus

    Kalau melihat porsi sepertinya masih termasuk murah, atau affordable lah setidaknya. Cuma sepertinya memang menyasar market yang lebih suka karakter rasa lembut ya? Secara saya sendiri dari aliran medok :).

    Anyway, pemasarannya masih baru di Jakarta sajakah?

    • 3
      hes

      Halo mas Bayu. Yaah sesekali menikmati makanan yang lembut untuk penetral rasa yang medok. Hehehe. Saya rasa pemasaranya masih sekitar area jakarta sesuai dengan wilayah pemasaran Sedapur.com

      Trims ya 🙂

+ Leave a Comment

4 + 4 =