Kiyadon Sushi


sushi_kiyadon51

Sebelumnya: Sushi di Hari Ulang Tahun

Kiyadon Sushi di Pacific Place ternyata lebih besar dari Kiyadon di Plaza Senayan (menurut cerita di blognya orang lain karena saya mah boro-boro tahu 😳 )

Kiyadon di Plaza Senayanlebih kecil dan menu pilihannya tidak banyak. Katanya di Kiyadon Plaza Senayan ini menu andalannya adalah Udon. Porsi udonnya lebih banyak dibandingkan dengan restoran jepang lainnya. Udonnya kenyal dan matangnya pas (al dente), kuah kaldunya sedap dan topingnya juga banyak: sliced beef, jamur enoki, dan lain-lain.

Nah, di Kiyadon Pacific Place ini tempatnya lebih luas dengan langit-langit yang tinggi. Tempat duduknya juga ada bagian non smoking dan smoking. Ada pilihan untuk duduk di luar, duduk di tatami, duduk di meja biasa, atau duduk di sushi bar. Yang sama dari keduanya (katanya) asushi_kiyadon6dalah cahaya temaram di dalam resto sebagai penerang. Hmm ..

Dibandingkan dengan Kiyadon di Plaza Senayan, menu disini juga lebih beragam terutama fusion sushinya.

Saya memesankan Tori Katsu Don untuk anak-anak porsi medium yang dilengkapi dengan sup dan salad. Tori Katsu Don adalah nasi yang ditutup lapisan telur dadar sedang di atasnya disusun ayam katsu.

Saya hanya sempat mencicipi telur dadarnya. Sebenarnya telurnya enak dan lembut tetapi saya tidak biasa mencicipi rasa manis pada telur dadar. Selain supnya yang habis karena tumpah 😥 nasinya tidak tersentuh sama sekali (kecuali sedikit robekan telur saat saya mencobanya). Sehingga saya meminta mba pelayan untuk membungkusnya.

Pelajaran: Jangan persushi_kiyadon21nah malu minta makanan dibungkus bila tidak habis walau di resto mahal sekalipun 😆

Wicak memesan Spider Cheese Roll dan King Prawn Roll. Dua macam fusion sushi ini enak sekali. Dengan saus mayonaise dan rasa manis (karamel?) pada nasi yang membalut daging King Prawn. Cangkang lunaknya yang bisa dimakan juga begitu garing dan gurih.

Spider Cheese Roll rasanya juga enak tetapi agak terlalu besar sehingga tak bisa sekali lahap. Padahal memakan sushi paling enak langsung lep sehingga seluruh kesatuan topping, isi, dan nasinya bisa langsung dinikmati sekaligus.

Saya sendiri memesan Handroll Zen yang terdiri dari beberapa macam sushi tradisional dan .. aduh saya ngga tahu namanya pokoknya pembungkusnya berbentuk corong sementara isinya beragam macam.

Waktu Wicak mesushi_kiyadon1ncobanya dia berkomentar, ‘Kaya makan es krim,’ :mrgreen: Mungkin bentuknya memang serupa dengan cone es krim. Saya sendiri ngga sempat mencobanya karena dua dari tiga buah ‘sushi es krim’ itu hancur berantakan oleh anak-anak yang mencobanya memakannya.

Dibandingkan dengan fusion sushi yang dibakar atau digoreng, saya lebih suka sushi tradisional seperti ini. Rasanya ngga mencolok sehingga dengan tambahan kecap asin, jahe dan sedikit wasabi enaknya jadi pas banget, ngga berlebih.

Kami tidak memesan minuman yang khas hanya lemon tea dan jus jeruk. Jus jeruknya segar sekali.  Yang ditawarkan memang jus dari buah jeruk tanpa tambahan air, hanya sirup gula (itu juga ditambahkan sendiri).

Para mba-mba pelayannya juga ramah dan sigap. Mereka malah membantu kami menjaga Salma yang berlarian sehingga tak ke luar restoran. Secara keseluruhan -walau sedikit rusuh- makan malam ini menyenangkan dan luar biasa.

Thank you ya papa dan bimbul, it’s a happy birthday ..

Bersambung ..

0 Comments

Add yours

+ Leave a Comment

four × 2 =