Klappertaart (No Bake)

Klappertaart (No Bake)


klapertart

Klappertaart dikenal sebagai kue khas Manado. Klappertaart yang saya tahu selalu berbentuk semacam vla kental yang lembut sehingga harus disendok saat menikmatinya. Padahal penasaran juga dengan Klappertaart padat yang seperti cake.

Perbedaan ini menurut id.Wikipedia karena proses pemasakannya yang berbeda. Klappertaart yang padat dimasak dengan cara dipanggang sehingga menghasilkan tekstur yang agak padat seperti roti atau cake. Sementara Klappertaart yang tidak dipanggang teksturnya lembut dan agak kental.

Selain perbedaan proses pemasakan itu, terdapat juga beragam resep Klappertaart. Tapi tentu saja bahan dasarnya selalu sama yaitu kelapa, terigu, mentega, susu, dan telur.

Kebetulan saya tidak punya oven jadi saya menggunakan resep yang tidak memerlukan pemanggangan. Resep ini adalah resepnya Hanna’s Klappertaart yang sudah diotak-atik oleh mba Yudith di blognya dan saya otak-atik lagi sesuai tersedianya kelapa.

klapertart2

Klappertaart  No Bake

Bahan:

2 buah kelapa muda, pisahkan daging kelapa dari airnya
500 ml susu cair
30 gr tepung terigu
30 gr tepung maizena
75 gram gula pasir
1 kuning telur
2 sdm mentega

Topping:

Kismis secukupnya, rendam air panas sebentar, tiriskan
Bubuk kayu manis secukupnya

Cara membuat:

  1. Campurkan tepung terigu, tepung maizena dengan sedikit susu cair aduk rata hingga terigu larut, saring
  2. Masukkan larutan tepung dan susu ke dalam panci lalu masak adonan di atas api kecil, aduk terus supaya tak ada gumpalan
  3. Aduk adonan searah jarum jam hingga sampai fase mendidih awal yaitu ketika adonan meletup pertama kali langsung matikan api
  4. Masukkan mentega dan kuning telur, aduk cepat
  5. Tambahkan potongan kelapa, aduk perlahan
  6. Tuangkan klappertaart dalam wadah
  7. Beri taburan topping 
  8. Masukkan kulkas hingga memadat dan dingin
  9. Sajikan 

klapertart3

+ There are no comments

Add yours

4 × four =