Kursus Jelly Art

Kursus Jelly Art


Seminggu lalu seorang teman di Cookpad Indonesia, Ibu Siswanty, mengumumkan di akun Facebooknya bahwa beliau akan mengadakan kursus Jelly Art di rumahnya. Saya yang sudah lama penasaran sama kreasi satu ini langsung mendaftar. Biasanya saya agak menghindari bepergian di akhir pekan -selain bersama keluarga- tetapi kali ini saya memaksakan diri untuk mendaftar. Tetapi Bu Sis berbaik hati memindahkan harinya ke hari Kamis untuk saya sehingga saya bisa mendapatkan pengajaran privat dari ibu serba bisa ini. Yeaah!

Alhamdulillah semua perlengkapan sudah disiapkan oleh Bu Sis sehingga saya benar-benar datang lenggang kangkung. Garasinya yang disulap jadi tempat kursus cukup luas dan nyaman dengan beberapa properti yang biking mupeng pengen saya poto. Hohoho.

Untuk membuat lukisan di dalam jelly diperlukan beberapa perlengkapan seperti jarum suntik dan jelly art tools. Jelly art tools terbuat dari alumunium dengan beragam bentuk. Bentuk yang paling banyak tentu saja untuk membuat kelopak bunga dan helai daun.

Bu Sis sudah menyiapkan untuk saya, dua buah jelly dalam cup dan satu buah jelly dalam wadah cukup besar. Keduanya merupakan kanvas untuk saya lukisi. Di atas meja tersedia beberapa jelly dengan beragam warna. Tentu saja harus dialasi dengan air cukup panas dan kalau bisa api dibagian bawahnya seperti di tim supaya jelly tetap mencair.

Saya memulai pelajaran dengan membuat jelly bening sebagai wadah dan juga untuk agar berwarnanya dulu. Tentu saja ada teknik tersendiri untuk mendapatkan agar berwarna yang bagus tanpa ada butiran susu yang pecah karena pemanasan.

Bagian yang saya hitamkan diatas menunjukkan kalau wadah untuk jelly art menggunakan jelly dan untuk ‘tinta’nya menggunakan agar yang dicampur dengan sedikit bubuk jelly.
Bu Sis menggunakan pewarna makanan untuk membuat agar berwarna. Saya tidak anti pada bahan pewarna makanan tapi saat mengaduk agar berwarna saya sembari mengira-ngira bahan alami apa yang bisa saya gunakan untuk berbagai macam warna ini.

artjelly5

Kreasi si kakak. Diambil dengan kamera hape sekitar jam 7 malam.

Jujur ajah awalnya saya gugup dan kararagok menusukkan jarum suntik itu ke dalam jelly untuk membentuk putik dan kelopak. Untungngya  bu gurunya sabar dan support terus. Lama-lama terbiasa juga. Memang harus banyak berlatih tampaknya.

artjelly4Sampai rumah saya langsung pamer hasil kreasi saya pada suami. Sorenya anak-anak juga
langsung menodong saya untuk membuat kreasi dari jelly ini. Untuk membuat agar warnanya saya menggunakan mangga dan bit untuk membuat warna merah dan kuning. Sebenarnya saya mempunyai sawi untuk membuat warna hijau tapi saya tersandung malas. Huks.

Caranya adalah dengan memblender potongan daging mangga dan atau potongan bit rebus dengan agar putih yang sudah dimasak dan masih agak panas. Hasilnya memang tidak secair agar warna biasa tapi saya sih cukup puas.

Dua hari ini bahan habis karena suami juga ikutan bikin kreasi tapi kayanya ngga suka, lebih suka makannya hahaha. Saya juga punya hutang janji mau bikinin temen tapi dengan syarat yang beliau paham banget, “Nunggu mood lagi ya, Mbaa Imell” Xixixixi …

1 comment

Add yours

+ Leave a Comment

20 + eight =