Manisan Jambu Air


manisanjambu

Ibu tetangga rumah sebelah sedang panen jambu. Setiap kali saya lewat depan rumahnya hendak pulang, beliau akan memanggil dan memberikan saya beberapa buah jambu air yang merah dan segar.

Saya selalu terpikir untuk membuat rujak dengan sambal garam yang diulek dengan cabai. Sepertinya segar untuk dinikmati di siang hari bolong yang panas. Tapi entah kenapa selalu saja tidak jadi. Kalau sudah sampai rumah, jambu-jambu itu saya letakkan di atas meja makan hingga sehari ke depan tetap disana atau paling banter pindah ke kulkas tapi tetap saja tidak dimakan. Saya memang kurang suka jambu air kalau tidak di rujak.

Melihat hal itu Wicak berinisiatif untuk mengolahnya menjadi selai. Sebenarnya bukan ide dadakan tetapi karena belakangan ia sedang gemar membuat selai. Awalnya karena ibu saya membawa anggur super masam yang kemudiandiolah oleh suami saya itu menjadi selai dan ternyata hasilnya cukup enak.

Dari situ setiap ada buah-buahan nganggur pasti ia selalu bertanya, ‘Ini enak ngga ya dibuat selai?’ 😆

Tapi sebenarnya hasil jadinya tidak ‘sehalus’ selai lebih menyerupai marmalade. Karena masih ada kulit yang terkandung didalam ‘selai’ yang suami saya buat itu.

Marmalade Anggur

Bahan:

  • 250 gram anggur (asam), belah dua buang biji
  • 100 gram gula pasir
  • 50 ml air
  • 1 buah cengkeh
  • 1/4 sdt kayu manis bubuk
  • 2 sdt air asam

Cara membuat:

  1. Masak anggur dan air hingga buah anggur melunak dan air meniris
  2. Masukkan gula pasir, aduk sesekali untuk menghindari selai gosong
  3. Masak hingga mengental
  4. Angkat

Rasanya lumayan. Serupalah dengan selai lain dengan rasa manis dan masam. Hasilnya memang sedikiit sekali. Tapi cukuplah untuk satu tangkup roti

Manisan Jambu Air

Kenapa namanya jadi manisan dan bukan selai? Karena eksperimennya tidak berhasil :mrgreen: Hahaha. Jadi kandungan air di dalam jambu air memang cukup banyak sehingga tidak perlu ditambahkan air dalam proses pemasakannya tetapi kandungan pektinnya mungkin sangaat rendah sehingga tidak didapatkan kepekatan yang diharapkan. Bahkan buahnya sendiri tidak hancur masih berupa bongkahan-bongkahan kecil yang padat.

Pektin pada sel tumbuhan merupakan penyusun lamela tengah, lapisan penyusun awal dinding sel. Sel-sel tertentu, seperti buah, cenderung mengumpulkan lebih banyak pektin. Penggunaan pektin yang paling umum adalah sebagai bahan perekat atau pengental (gelling agent) pada selai dan jelly. Pemanfaatannya sekarang meluas sebagai bahan pengisi, komponen permen, serta sebagai stabilizer untuk jus buah dan minuman dari susu, juga sebagai sumber serat dalam makanan. (id.wikipedia/pektin)

Cara membuatnya sama persis dengan membuat ‘selai’ anggur di atas. Tetapi karena kurang lekat, Wicak menambahkan 1 sdm agar-agar ke dalamnya

Rasanya hmm maniss hehe. Saya sih hanya mencoba seujung sendok saja. Bukan karena tidak enak tetapi karena saya memang tidak terlalu suka selai. Satu-satunya selai yang saya suka adalah selai kacang. ‘Itu mah bukan selai atuh. Mentega kacang. Namanya juga Peanut Butter bukan Peanut Jam,’ kata Wicak protes

1 comment

Add yours
  1. 1
    anny

    Hes dan mas wicak memang bener2 kreatif dalam membuat olahan makanan apapun sehingga menjadi hidangan yang menggiurkan, tampilannya pun waw maknyussss hehe, manisan jambu itu sisain ya nanti 😀

+ Leave a Comment

one × four =