Mie Aceh Jl. Nusantara


Saya dan Wicak adalah petualang kuliner. Hal ini bisa diartikan juga sebagai jago makan dan jago jajan πŸ˜†

Walau belum sempat menjelajahi pelosok demi pelosok kota Depok untuk mencicipi beragam kulinernya, karena Salma dan Awis belum bisa diajak berpetualang kecuali jajan bakso di pasar atau makan sushi di mall, kami sudah mampir di beberapa tempat makan di kota tempat kami menetap ini, paling tidak di sekitar lingkungan perumahannya.

mieaceh61Salah satu tempat makan yang baru dibuka tepat di depan Jl. Nangka (jalan menuju rumah kami) di sebelah Rumah Makan Padang-Aceh Favorit kami dibuka Warung Mie Aceh.

Tentu saja sebagai penggemar makanan Aceh dan karena bertempat dekat sekali dengan rumah, kami bertepuk tangan menyambut pembukaanya :mrgreen:

Kali ini adalah kali kedua kami menyambangi Warung Mie Aceh Nusantara ini. Tentu saja karena kunjungan pertama adalah kunjungan yang memuaskan.

mieaceh5Hal pertama yang kami suka adalah cara Bapak pemilik warung membuat es teh tariknya, yaitu dengan cara.. ditarik. Maksudnya teh susunya itu benar-benar ditarik dengan menggunakan dua buah gelas berukuran besar dan bukanlah teh tarik instan yang sudah banyak dijual dipasaran.

Kali ini kami memesan mie udang dengan pesan khusus: tidak pedas, lalu mie tumis dan nasi goreng.

Bumbu-bumbu beraroma seperti kapulaga, jinten menyentuh penciuman dan membangkitkan selera makan kami.

mieaceh2Mie tumis berkuah agak kental berwarna kecoklatan. Mienya cukup kenyal. Rasa yang khas dari kapulaga dan jinten, pedasnya lada dan panasnya cabai menyergap rongga mulut kami bersamaan dengan rasa gurih dari kaldu dan bumbu seperti bawang putih dan bawang merah. Hmmm, syedaps!

Saya memang paling suka dengan mie aceh yang agak berkuah seperti ini. Satu dua buah potongan daging kecil-kecil adalah pencarian harta karun di dalam mie πŸ˜›

mieaceh1Nasi goreng yang dipesan Wicak juga cukup menggoda untuk dicicipi πŸ˜‰ . Bumbu dari nasi goreng aceh tentunya berbeda dengan bumbu yang digunakan untuk membuat nasi goreng biasa. Perkiraan saya, bumbu yang digunakan hampir sama dengan bumbu yang digunakan untuk membuat mie gorengnya: bawang putih, bawang merah, cabai merah dan tentu saja penambahan rempah seperti kapulaga dan jinten yang membuat rasanya begitu khas. Nyam nyam nyam ..

mieaceh3Hal yang paling saya suka kala bersantap di warung mie aceh adalah pelengkap makanannya. Satu porsi mie atau nasi pasti akan ditemani dengan satu piring kecil pelengkap hidangan seperti kacang goreng, emping, acar bawang merah, dan timun.

Sayangnya kami tidak mendapati kacang goreng kali ini di Warung Mie Aceh Nusantara iniΒ  padahal kami mendapatkannya sewaktu pertama kali datang ke tempat ini. Sehingga dengan bersungguh-sungguh saya sampaikan pada pemilik warungnya, ‘Pak, kacang goreng untuk pendamping mie-nya enaknya disediakan lagi. Soalnya ngga lengkap rasanya makan mie aceh tanpa kacang goreng!‘ Begitu kata saya sok tahu πŸ˜†

Mie Goreng Aceh Nusantara
(Samping Rumah Makan Padang Agam Raya depan SMA Negeri 1 Depok)
Jl. Nusantara Raya
Depok

16 Comments

Add yours
  1. 6
    riana gultom

    mau tau mie aceh yang lebih enak ?? di margonda – setelah UI namanya pondok bangladesh – rajanya mie aceh . Wah eunak tenan…

  2. 7
    Wicak Hidayat

    @riana gultom:

    pondok bangladesh oke juga, kami juga sempat nyoba waktu itu. kami ‘jatuh cinta’ dengan sediaan kue-kue khas aceh di pondok bangladesh. rasanya juga mantap.

    tapi menurut saya tidak lebih enak daripada yang di nusantara πŸ˜‰

    nah di margonda juga ada mie aceh, namanya Pidie 2000. sayang menurut kami rasanya kurang ‘otentik’ (bumbunya kurang dahsyat) meskipun porsinya besar dan cocok buat yang sedang lapar.

  3. 9
    elly

    mie aceh emang yahud deh , saya aja ampir seminggu 3x makan mie aceh yg tumis eunak teunan …… tapi sekarang mie aceh langganan saya pindah tidak di perumahan harkit lagi
    jadi jauh dehhhhhhh……pls mie aceh buka dong di perumahan binong tangerang….

  4. 12
    ine

    mmm,,,,,,saya udh coba yang nusantara,,,
    ada yg jauh lebih enak,,,bahkan lebih enak dr yang di rumah makan meutia yg di benhill,,,,
    adanya di bawah fly over arif rahman hakim depok,,,porsinya besar,,,harganya sangat terjangkau,,,,rp10rb ud pake daging dan udang yg cukup banyak,,,,warga depok sebaiknya coba ini,,,

  5. 16
    syahirah nafizhah

    Buat yang doyan makan & jalan-jalan.. Main dunk ke warung ortuku:
    “MIE ACEH NURALI”
    Cafe Warung Bunga
    Jl. Kelapa Dua, Islamic Village
    Tangerang

    Tersedia: Mie Aceh Goreng/Kuah dengan daging, udang, kepiting. Nasi goreng Aceh, Kopi Ulee Kareng Khas Aceh, Bebek Goreng, Sup Iga, Cah Kangkung, Capcay, Bebek masak kurma, Kari kambing.. Pokoknya mantap & dijamin balik lagi.. *hope so*.. Bisa dipesan utk acara besar, pesta, dll.

    Ditunggu kedatangannya..!! Makan pertama langsung dapat kartu, 10x makan GRATIS 1x makan.. (sistem stempel).

+ Leave a Comment