Opak Lebar Nostalgik


Dulu sewaktu saya masih duduk di bangku sekolah dasar ada  jajanan yang saya sukai, opak lebar diguyur sambal kacang!

Opak guyur  sambal kacang ini biasanya saya nikmati dengan mie gelosor. Mie gelosor adalah mie berwarna kuning yang kenyal dan licin. Tidak seperti mie biasa yang terbuat dari terigu, mie glosor terbuat dari tepung singkong dan kunyit sebagai pemberi warna.

Mie khas Bogor ini sekarang marak saat bulan Ramadhan tetapi jaman dulu mie ini banyak dijual sebagai jajanan. Kata gelosor digunakan karena mienya licin meluncur di mulut.

Mie ini juga biasanya disajikan bersama sambal kacang. Mie dimasak dengan cara yang sama seperti mie goreng biasa hanya tanpa penambahan kecap. Gorengan adalah salah satu pendamping favorit selain opak.

Balik lagi ke opak, saya tidak pernah melihat opak lebar ini selama bertahun-tahun sebelum saya menemukannya di toko nasi uduk di pasar dekat rumah. Senang banget waktu pertama kali lihat.

Sebenarnya sih yang pertama melihat adalah Wicak. Suami saya ini menunjuk kaleng besar penuh kerupuk lebar berwarna kecoklatan dan bertanya, “Ma, ini opak lebar yang pake sambel kacang itu bukan ya?”

Kami memang sering berbagi cerita jajanan masa kecil, salah satu jajanan yang kami sama-sama nikmati sewaktu kecil adalah opak lebar ini.

Saya membuka tutup kaleng dan mengambil satu buah kerupuk. Kerupuk ini berbentuk setengah lingkaran yang menggelembung di bagian tengahnya. Warnanya kecoklatan, teksturnya halus dan renyah.

Saya sih menduganya kerupuk ini adalah sama dengan yang opak saya ingat. Tetapi Wicak agak ragu. Opak apa kerupuk coklat warung biasa dalam bentuk yang berbeda ya?

Kami tidak bisa memutuskan. Opak yang kami maksud terbuat dari tepung beras. Sementara kerupuk warung biasanya terbuat dari tepung kanji atau aci dengan tambahan bumbu.

Saya iseng mencari tahu sejarah kata opak. Di artikata.com disebutkan dua arti opak. Sebagai kata benda, opak berarti kerupuk yang terbuat dari ketan. Sementara sebagai kata kerja, opak dalam meng-opak-an berarti menyalakan kembali api yg hampir padam (dengan cara dihembus). Saya baru tahu kata kerja itu :mrgreen:

Tapi sampai saat ini saya tidak tahu nama kerupuk yang biasa dijual di warung-warung itu. Biasanya, ada dua macam kerupuk yang dijual di warung. Kerupuk bundar berwarna putih dan kerupuk persegi berwarna kecoklatan. Kerupuk persegi kecoklatan ini sekarang memang agak jarang. Nah, kerupuk persegi ini yang kami maksud dengan kerupuk coklat warung :P

Categories

2 Comments

Add yours
  1. 1
    trie

    Mb Hes,

    Yang dimaksd mb Hes opak yg dari singkong apa bukan ya, warnanya kuning dan ada daun seledrinya? kalo opak seperti itu kadang2 suka lewat dpn rmhku tapi bisa di itung pake jari lewatnya kadang 1 bulan sekali kadang gak sama sekali.

    Trus yg dimaksud mie glosor apa ya mb? aku suka liat di pasar ada mie yg gepeng. warnanya kuning, itu loh mb mie jadul yg suka buat campuran makan bakso, bener gak ya yg aku maksd?

    • 2
      hes

      opak singkong di depan rumah saya masih agak sering lewat mba trie 🙂 opak yang saya maksud kalau tidak salah terbuat dari tepung beras dan sudah ga ada lagi kayanya 🙁

      dari segi tampilan mie glosor lebih bening dan kuning dari pada mie basah yang biasa. juga lebih kenyal. kayanya kalo di jakarta ga ada. di bogor saja sudah jarang sekali ..

+ Leave a Comment

sixteen − ten =