Panipuri Khas India


panipuri3Blogwalking terkadang memberikan kita ide untuk menulis dan mengupdate blog dan terutama untuk kami ide untuk bereksperimen dengan makanan baru :mrgreen:

Beberapa hari kemarin saya membaca postingan di rumahkayu tentang jajanan khas India, Panipuri. Ide baru yang menarik minat saya untuk mencari tahu dimana rumah makan India terdekat yang menyediakan makanan tersebut 😆 Tetapi tantangan ngga langsung Melly dalam komen di postingan tersebut membuat saya berpikir untuk mencoba membuatnya sendiri di rumah.

Panipuri adalah jajanan kaki lima yang terkenal di India. Panipuri terdiri dari makanan bundar garing yang kosong di dalamnya yang disebut Puri dan dinikmati bersama Pani yaitu kuah air yang terdiri dari air asam, cabai dan garam masala. Sebelum diberi pani, ke dalam puri biasanya dimasukkan terlebih dahulu kentang, bawang dan chickpeas.

Puri biasanya berukuran sedang sehingga dapat langsung dimasukan ke dalam mulut. Di India Utara Panipuri juga dikenal dengan nama Gol Gappa (asal kata: gol, renyah; gappa, sekali lahap). (Wikipedia)

Jumat kemarin Wicak mampir di Ranch Market untuk membeli beberapa bahan yang memang sulit didapatkan di pasar atau supermarket biasa. Bahan-bahan yang biasanya impor ini terdiri dari:

  • Semolina yaitu tepung gandum durum, bahan dasar pasta;
  • Chickpeas, semacam kacang polong; dan
  • beberapa rempah dalam bentuk bubuk maupun segar.bildapur

Minggu pagi kami mempersiapkan bahan-bahannya dan siap menguji resep yang kami lihat di food.sulekha.com. Kami juga menyempatkan melihat video pembuatan panipuri untuk mengetahui langkah-langkah membuatnya.

Semangat untuk mencicipi makanan baru, kami mulai mengikuti langkah-langkah yang tertulis di resep dengan iringan drum tutup panci yang ditabuh Salma 😆

Panipuri

Bahan puri:

  • 100 gram semolina
  • 1/2 sdm tepung terigu
  • 50 ml air (takaran air sesuai kekalisan)
  • 1/4 sdt garam
  • 1/2 sdt baking powder
  • 500 ml minyak untuk menggoreng

Perlengkapan: 2 lap basah yang bersih

Cara membuat:

  1. Campur semolina, terigu, garam, dan baking soda, aduk rata
  2. Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan kalis
  3. Tutup adonan dengan lap lembab dan istirahatkan selama kurang lebih 10 menit
  4. Buat bulatan-bulatan kecil (sekitar 30-40 bulatan)
  5. Pipihkan bulatan dan letakkan di antara 2 lap lembab, lakukan satu per satu hingga seluruh bulatan habis
  6. Goreng dalam minyak panas (deep fry) sambil di aduk perlahan. Usahakan adonan pipih berada di dalam minyak hingga ia menggelembung
  7. Bolak balik supaya matang merata
  8. Angkat jika sudah kecoklatan

Kami membuat pani saat adonan puri sedang diistirahatkan. Sehingga setelah puri matang bisa langsung dinikmati bersama kuah paninya.

Bahan pani:

  • 100 gram (sekitar 1 1/2 cangkir) daun mint cincang
  • 1 sdm daun ketumbar cincang
  • 1/3 cangkir air asam matang
  • 5 buah cabai hijau
  • 2 cm jahe
  • 1 sdt jinten bubuk
  • 1 1/2 sdt garam
  • 1 sdt gula
  • 1/2 cangkir air matang
  • 1 buah jeruk nipis

Cara membuat:

  1. Campur daun mint, daun ketumbar, air asam, cabai hijau, jahe, jinten, dan air
  2. Blender hingga halus
  3. Saring (tetapi jangan buang ampasnya karena kita akan memasak Chaka Chicken Mint Sauce :mrgreen: )
  4. Tambahkan garam, gula dan perasan jeruk nipis ke dalam kuah, aduk rata
  5. Sajikan bersama Puri

[kml_flashembed movie="http://www.youtube.com/v/0lkZq2p4l4A" width="425" height="350" wmode="transparent" /]

Puri yang garing rasanya seperti opak dengan bentuk bundar dengan bagian tengah yang kopong (tidak berisi). Puri jika tidak segera dinikmati akan berkurang kerenyahannya.

Kami tidak menggunakan blacksalt seperti yang tertera di resep karena ngga dijual di Ranch Market. Kami juga menambahkan gula pasir ke dalam kuah pani untuk menyesuaikan dengan lidah Indonesia kami 😆 Warna pani yang hijau pekat mungkin tidak sama persis dengan kuah pani asli India tapi rasanya munngkiiin ngga berbeda jauh. Hehe ..

Sewaktu pertama kali mencium aroma kuah pani langsung dari blender aromanya tajam menyergap. Saya pikir ‘Ah, ngga akan suka nih 😥 ‘ tapi ternyata rasa asing pani yang pedas, asam dan spicy enak sekali dinikmati bersama puri yang renyah.

Panipuri dimakan dalam satu suapan tanpa digigit. Puri terlebih dahulu dilubangi bagian tengahnya dan masukkan kuah pani ke dalamnya. Kami juga menyantap panipuri bersama kentang dan chickpeas.

Walau kami belum pernah mencicipi panipuri asli buatan India (paling tidak orang India) tapi kami yakin uji coba resep kami cukup berhasil. Hal ini ditandai dengan bau rempah-rempah yang menyebar di udara dapur.

Kata Wicak, aromanya India banget. Saya ketawa, ‘Kaya yang udah ke India aja!’

‘Di little India (Singapura) wanginya juga kaya begini’, katanya lagi. Oooo 😳

5 Comments

Add yours
  1. 2
    'dee

    ha ha ha… senangnya ocehan di rumahkayu bisa terwujud nyata begini… 😛

    aku koq hampir yakin pani puri yg dibuat hes rasanya lebih enak daripada yang aku cicipi di bangalore dulu itu… 🙂

    d.~

  2. 5
    melly

    harusnya saia kebagian neh pani puri nya 😀
    kan ada nama saia di atas, karena saia jg kan mba Hes jd pengen bkin..hahahaha

    canda mba..hehe 😀
    Ibu satu ini emang hebat..

    haduh rumah mba Hes dmna nih? mo saia datengin nyobain resepnya :p

+ Leave a Comment

two + four =