Pecak Kacang Panjang


pecakkcngpnjang

Saya menyebut sambal ini ‘pecak kacang panjang’. Setahu saya pecak sendiri berarti membuat pipih. Mungkin hampir sama dengan istilah penyet ya? Atau tidak? πŸ˜• Hehe ..

Dulu ibu saya sering membuat pecak gurame yaitu gurame yang dibakar atau digoreng kering lalu ditarus diatas cobek yang sudah berisi bumbu yang dihaluskan lalu ditekan pelan diatas cobek tersebut menggunakan batu uleknya. Lumayan enak dan segar dengan bumbu cabai yang dihaluskan bersama jahe.

Sudah lama saya tak membuat pecak kacang panjang ini. Terakhir kali sekitar tahun 2005an. Waktu itu saya posting juga di masukdapur (masih di blogspot). Saya menambahkan kencur dalam pecak kacang panjang ini.

Dalam id.wikipedia disebutkan kencur dikenal di berbagai tempat dengan nama yang berbeda-beda: cikur (bahasa Sunda); ceuko (bahasa Aceh); kaciwer (bahasa Karo); kencor (Madura); cekuh (bahasa Bali); kencur, sukung (bahasa Melayu Manado); asauli, sauleh, soul, umpa (bahasa-bahasa di Maluku); serta cekir (Sumba).

Selain sebagai bumbu penyedap dalam berbagai masakan Nusantara, kencur juga biasa digunakan dalam jamu. Salah satunya adalahΒ  jamu beras kencur yang terkenal sebagai minuman penyegar. Minuman ini juga memiliki khasiat meningkatkan nafsu makan sehingga sering diberikan pada anak-anak.

Mungkin itu kenapa ya ada ungkapan ‘masih bau kencur’ untuk menyebut anak-anak (yang dianggap belum berpengalaman). Karena anak-anak sering dicekoki kencur πŸ˜† …

Pecak Kacang Panjang

Bahan:

  • 5 buah kacang panjang, potong kecil-kecil
  • 4 buah cabai merah keriting
  • 2 buah bawang merah
  • 2 cm kencur
  • 1 sdt terasi matang
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdm gula merah sisir
  • 1 sdt cuka masak

Cara membuat:

  1. Haluskan/ulek cabai, bawang merah, terasi, garam dan kencur
  2. Tambahkan gula merah dan cuka masak, ulek dan aduk hingga rata
  3. Masukan kacang panjang, ulek kasar kacang panjang (tidak halus), aduk rata
  4. Sajikan

Gud lak! πŸ˜‰

5 Comments

Add yours

+ Leave a Comment

eighteen − 11 =