Pempek Lenjer

Pempek Lenjer


Pempek adalah salah satu makanan favorit saya dan Wicak. Dulu sebelum menikah kami sering berburu pempek. Kalau suami saya itu menjagokan Pempek 28 di Depok sementara saya terkenang dengan pempek lenggang di restoran yang dulunya ada di depan Bogor Plaza  yang sekarang sudah tutup. Ah apa ya namanya, lupa 🙁

Saya dan keluarga sering makan di resto itu sejak saya masih kecil. Di restoran itu juga menjual perlengkapan dan barang-barang khas Sunda. Seingat saya ada wayang golek, ada degung-degung kecil, dan lain-lain. Saya sih suka melihat barang-barang dan pernak pernik itu sambil menunggu makanan datang.

Karena sewaktu kecil saya selalu kesana kalau mau makan pempek, sehingga sewaktu besar saya selalu mengira kalau pempek memang disajikan dengan mie kering seperti itu. Ternyata saya salah. Sayangnya restoran itu tutup sejak dibangun Bogor Plaza dan banyan fast food di kota Bogor. Sehingga saya tidak bisa memperkenalkan pempek itu itu pada Wicak 🙁

Jadi nostalgia deh :p Saya cukup sering mencoba membuat pempek tetapi lebih sering gagalnya. Jadi sewaktu mencoba lagi membuat kali ini, Wicak agak-agak pesimis hahahaha. Tapi walau tak seenak pempek di restora tetap bisa dinikmati kok. Lebih enak laah daripada pempek SD -yang ngomong-ngomong menurut saya pempek SD itu enak 😉 *Pempek SD=pempek yang dijual digerobak*

Ini pempek a la saya. Jadi saya pakaikan daun bawang supaya lebih harum dan gurih.

Pempek Lenjer

Bahan:

  • 500 gram daging ikan tenggiri
  • 300 gram tepung sagu
  • 8 sdm air es (secukupnya)
  • 2 batang daun bawang, iris halus
  • 1 sdt garam
Cara membuat:
  1. Blender/haluskan daging ikan tenggiri bersama air es hingga halus
  2. Campur dengan tepung sagu, uleni hingga tidak lengket di tangan
  3. Bentuk adonan menyerupai tabung
  4. Didihkan air, masukkan pempek, masak hingga pempek matang sekitar 10 menit
  5. Sebelum disajikan goreng sebentar, potong-potong, sajikan

Kuah Pempek

Bahan:
  • 3 buah cabai merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 buah gula merah ukuran sedang, sisir
  • 1 buah asam matang
  • 1 sdt garam
  • 2 cangkir air
Cara membuat:
  1. Haluskan cabe merah dan bawang putih
  2. Campur semua bahan dan rebus hingga airnya berkurang setengahnya lalu saring
  3. Sajikan dengan pempek

 

6 Comments

Add yours
  1. 1
    Diah

    Kayaknya pengen deh nyobain bikin pempek ala mbak Hesti. btw, pempek di Bandung yang jadi favorit saya adalah pempek Pak Raden di jl. Dipatiukur, deket Unpad (halah… kok jadi promosi gini ya? :p)

  2. 5
    rachma

    mba..saat udah berbentuk tabung dan dimasukkan ke air…itu direbus ya berarti? langsung dicemplungin aja atau dikasih daun pisang atau alumunium foil sebagai tutupan?

+ Leave a Comment

3 × five =