PIsang Untuk Lauk


Gara-gara postingan di rumahkayu soal pisang saya jadi tergerak untuk membuat lauk pendamping nasi dari buah ini. Pasti postingan itu sengaja nantang deh 😆 Haha ..

Seperti disebutkan dalam komentar-komentar dalam postingan tersebut, pisang memang mengandung karbohidrat. Sehingga biasa digunakan sebagai pengganti nasi saat berdiet.

Dalam id.wikipedia dijelaskan bahwa karbohidrat pisang menyediakan energi lebih lambat dibandingkan dengan gula pasir dan sirup tetapi lebih cepat dari nasi, biskuit, dan sejenis roti. Kandungan energi pisang tersedia dalam waktu singkat sehingga bermanfaat untuk kebutuhan kalori sesaat.

Pisang memang dapat menggantikan nasi tetapi bagaimana kalau pisang sebagai pendamping nasi? 😉 Tanpa melihat keseimbangan gizi sekali makan, saya mencoba memasak buah ini sebagai lauk. Tentu saja dengan rasa masakan andalan saya: pedas, gurih dan sedikit manis!

Tumis Pisang

Bahan:

  • 1 buah pisang tanduk (jangan yang terlalu matang), potong-potong setengah lingkaran
  • 3 buah sosis sapi, potong-potong
  • 10 buah telur puyuh rebus
  • 1 batang daun bawang, iris-iris
  • 4  buah cabai rawit merah, iris tipis
  • 4 buah bawang merah, iris tipis
  • 1 siung bawang putih, cincang
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdm gula
  • 2 sdm margarine

Cara membuat:

  1. Tumis cabai rawit, bawang merah, bawang putih, dan bawang daun hingga layu
  2. Masukkan pisang, sosis, dan telur puyuh, aduk
  3. Tambahkan garam dan gula, aduk rata
  4. Masak hingga agak sedikit berkaramel (kecoklatan di dasar wajan)
  5. Angkat dan sajikan hangat
Lama memasak: 15 menit

Saya juga membuat pisang balado. Caranya sama dengan membuat terong balado tetapi pisang digoreng tidak terlalu lama.

pisang-balado

4 Comments

Add yours
  1. 4
    anny

    Hes…..bener2 inovatif he..he….pingin ngerasain nih tapi kalo bikin sendiri takut gak karuan rasanya , kapan2 kita masak bersama lagi yaaaa , masakannya pisang lauk ini 😀

+ Leave a Comment

8 + six =