Review: Botol Baru ABC


botolabc_barudanlama

Saus favorit keluarga kami tiba-tiba berubah. Bukan beralih ke merek lain, tapi kemasan botolnya yang sudah tak seperti dulu lagi. Kemasan klasik ABC kini berubah menjadi botol ‘flip top’ seperti yang sudah lebih dulu diterapkan oleh Indofood.

Apa dampaknya?

Kami tidak antusias menyambut perubahan kemasan ini. Reaksi yang wajar untuk suatu produk yang telah kami percaya bertahun-tahun.

Apalagi, secara selera, kami memang kurang menyukai saus merek Indofood. Ini nggak ada hubungannya sama kualitas produk lho, cuma masalah selera aja.

Meski demikian rasa saus ABC dalam kemasan baru ini ‘seharusnya’ sih tidak berubah. Walaupun kadang persepsi rasa sedikit-banyak bisa dipengaruhi oleh kemasan.

Namun kemudian...

gigitbotolabc

Setelah saya bermain-main sebentar dengan botol itu. Menimang-nimangnya di tangan, menjelajahi seluruh permukaannya, terutama di bagian tutup. Saya sadar bahwa perubahan ini sudah saatnya dilakukan.

Tutup baru, dari jenis flip top itu memudahkan konsumen saat hendak menunangkan isi saus. Cukup dengan sentakan jempol, tutup bisa terbuka.

Bandingkan dengan tutup versi klasik yang cenderung sulit untuk dibuka. Bahkan kadang terpaksa menjepit tutup dengan gigi untuk membukanya.

Untungnya ABC tidak melakukan perubahan yang terlalu drastis di luar bentuknya yang makin praktis. Misalnya, dari pewarnaan tutup botol (yang tetap kuning) maupun dari sisi desain grafis.

Seperti kata Meyers & Gerstman, konsultan desain dari Gerstman+Meyers, Interbrand Group:

“Sebagian besar strategi branding harus mampu mempertahankan brand recognition, terutama jika brand yang ada sudah diketahui memiliki performa yang baik.” (selengkapnya baca di: BrandChannel.com)

Kesimpulannya…

botolabc_tutupcompare

Kami akhirnya bisa menerima keputusan ABC untuk mengubah kemasan saus tersebut. Meski demikian, kami akan selaluΒ  punya tempat di hati untuk kemasan klasik.

Kalau kata Hes, kenapa sih nggak mengubah tutupnya saja dan membiarkan botolnya seperti yang klasik?

Farewell old bottle, we’ll always remember you!

5 Comments

Add yours
  1. 1
    aribicara

    Wach, udah dapet Review dri produk nasional yach skrg πŸ™‚

    Sukses selalu untuk blognya Bu πŸ™‚

    *Met lebaran and mohon maaf lahir batin yach πŸ™‚

    Salam πŸ™‚

  2. 2
    riqa

    mbak, ini jg saos fave sy…
    biar kata org ada yg lbh enak, ttp weh ini yg paling enak :))
    btw k garut mah blm nyampe euy!!! πŸ™

  3. 3
    'dee

    Hehe..aku pertama kali melihat botol ini di rumah..bukan di toko. Jadi sebelumnya isi botol lama habis dan diganti dgn botol baru. Kebetulan saat itu bukan aku yang membelinya..

    Jadiii.. Ketika aku akan mengambil saus botol itu, nyaris saja aku memprotes kebijakan untuk menghidangkan saus merk lain di meja makan rumah kami. Untunglah sebelum hal tsb dilakukan aku keburu sadar bahwa yg berubah adalah kemasan dari merk yg sama, bukan ada anggota keluarga yg sedang ingin ‘icip-icip’ rasa sambal yg baru..hahaha..

    Btw, sadar ngga bahwa gambar di label botol besar saus tomat merk yg sama sudah lebih dulu berubah, beberapa bulan yl? Dan sungguh, pertama kali melihat label baru ini walau bentuk botolnya sama, aku nggak sukaaaaaa !

    Kenapa sih mesti ganti2 label segala, pikirku..dan kesimpulanku akhirnya adalah: cost saving. Gambar baru lbh sederhana dan jumlah warnanya lebih sedikit.. πŸ™‚

  4. 5
    Dee

    Kalo buat saya, yang penting rasa. Mau ABC, mau Indofood, atau coba sambal merk lain, asal nggak terlalu pedas, hayu aja. Belakangan saya lebih suka sambal di botol kaca, karena kaca lebih ramah lingkungan kan, dibanding plastik. yuk… beralih ke kemasan botol kaca aja. πŸ˜‰

+ Leave a Comment

4 + 4 =