Roti Jala


rotijala1Sewaktu memposting tulisan tentang kari ikan alu-alu, saya sebenarnya berniat untuk menulis pula tentang roti jala paling tidak dipostingan berikutnya. Tetapi saya lupaaa :mrgreen:

Di Indonesia, roti jala terkenal sebagai makanan khas Aceh yang disajikan sebagai pendamping kari kambing.  Kari kambing dan roti jala ini biasanya dinikmati bersama acar mentimun dan atau buah nanas. Saya sih kalau sudah menghadapi roti jala plus kari kambing plus acar dengan tambahan buah nanas woaaah ..

Roti jala ini sebenarnya serupa dadar yang dibentuk menyerupai jala. Bahan-bahan utamanya pun tak berbeda. Tepung terigu, telur dan air. Walau saat pemasakannya terdapat teknik khusus untuk membentuk roti jala ini. Ada ‘cetakan’ khusus untuk roti ini.

Cetakan ini ada beberapa macam bentuknya. Walau tak serupa tetapi konsepnya sama. Terdapat corong-corong di bagian bawah atau samping wadah untuk mengeluarkan adonan sehingga memudahkan membuat dadar dengan bentuk menyerupai jala.

Saya tidak memiliki cetakan pembuat roti jala ini sehingga saya menggunakan plastik putih bening biasa yang digunting ujungnya dan berusaha membuat dadar berbentuk jala 🙂cetakanrotijala

Saya mendapatkan resep roti jala dari Umi, tetangga samping rumah, yang berasal dari Aceh. Beliau sering membuat roti jala berikut karinya saat acara-acara keluarganya. Untungnya beliau sering juga memberi hantaran untuk para tetangga-tetangga yang dekat sehingga kami sering juga kebagian. Asyik ..

Resep yang beliau berikan tak serupa dengan resep-resep roti jala yang saya temukan di internet. Resep di beberapa blog  menuliskan salah satu bahannya adalah santan. Saya rasa santan adalah pengganti air untuk membuat adoannya. Sementara saya menggunakan air putih matang biasa.

Tetapi tak mengapa toh namanya juga coba-coba. Coba resep yang satu ke resep yang lain :mrgreen:

Roti Jala

Bahan:

  • 250 tepung terigu
  • 2 buah telur ayam, kocok lepas
  • 1/2 sdt garam
  • 100 ml air matang
  • 2 sdm minyak goreng
  • Margarin untuk membuat dadar

Cara membuat:

  1. Campur terigu dan garam, aduk rata
  2. Tambahkan air dan aduk hingga adonan tercampur rata
  3. Tuang campuran telur ke dalam terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk
  4. Tambahkan minyak goreng,  aduk rata
  5. Masukkan adonan dalam plastik dan gunting ujung plastik (kecil)
  6. Panaskan wajan anti lengket dan oles dengan margarin
  7. Semprotkan adonan membentuk jala, masak di atas api kecil hingga matang
  8. Angkat dan lipat segi empat

Gud lak! 😉

Sumber gambar cetakan roti jala: meok.detik.com – cetakan praktis si roti jala

10 Comments

Add yours
  1. 1
    aribicara

    Kemaren ada Ibu2 di kampungku yg ingin aku ajarin Internet 😀

    Ujung2nya, yg namanya Ibu2 nanya begini …

    “Mas Ari, di Internet bisa cari resep makanan kaga ? 😀

    Langsung aku suruh buka aja Blog Mba Hes Ini 😀 ckckckck. …

    langsung Ibu2 kampung tersebut dibulan ini punya target harus punya Modem dan belajar masak dari blog ini.. ckckckckck …

    Salam 🙂

  2. 2
    hes

    @aribicara: ari serius? :mrgreen: wah suatu kehormatan kalau ibu-ibu di kampungnya ari mau mencari resep dan mendapatkan sesuatu dari blog ini. makasih banyak ya ri 😀

  3. 6
    hes

    @suranto: ..pak suranto, kebetulan saya membuat roti jala ini untuk konsumsi keluarga saja.

    mungkin kalau bapak ingin berjualan syarat utamanya adalah bisa membuat roti jala dan tentunya kuah karinya 😉 kalau saya boleh sumbang ide sedikit, lucu juga kalo roti jala dijual dengan menggunakan gerobak bukan di kios misalnya seperti gerobak-gerobak yang biasa berjualan burger atau crepes.

    thx yaa ..

  4. 7
    Nuraeni

    thanks banget resepi-a Mba Hes, kebetulan saya brada di Indon, jadi agak susah nyari cetakan roti jalanya, so saya pake kantong plastic yang di lobangin ujung-a.

+ Leave a Comment

20 − 18 =