Roti Prata di Ah Mei Cafe


ahmeicafe_pratacurryRencananya cuma mau jalan cari buku di Gramedia Pejaten Villlage. Tapi yah kan itu alasan doang :mrgreen: Alasan sebenarnya sih kepengen jajan untuk makan siang karena di rumah lagi malas masak πŸ˜‰

Entah kenapa kalo hari sabtu minggu malah suka malas masak, enakan leyeh-leyeh sama suami dan anak-anak sambil main atau nonton tipi πŸ˜†

Gramedia terletak di lantai satu. Sewaktu menuju ke sana kami melewati sebuah tempat makan, mata dan perut saya langsung bereaksi. “Pengen nyoba roti prata nanti ya?” Pinta saya sambil menunjuk banner menu di depan kafe tersebut. Wicak mengiyakan. Asiikk!

WalauAh Mei Cafe yang berada di Pejaten Village terkesan agak mewah karena berada di mall besar tetapi konon (katanya) kafe ini cuma jajanan kaki lima di negara asalnya, Singapura.

ahmeicafe_drinksKalau yang sudah sering pergi ke sana mungkin tak asing lagi dengan menu yang ditawarkan tapi saya kan belum pernah ke Singapura jadi ah saya mau pesan yang namanya paling terdengar asing!

Saya memesankan anak-anak bun isi ayam asap dan keju. Bun ini berupa roti manis yang lembut di dalam sementara luarnya agak sedikiit kering. Lumayan enak dan fresh. Anak-anak juga suka. Tumben banget mereka diam di kursinya dan mau makan rotinya πŸ™‚

ahmeicafe_dessertRoti prata chicken curry adalah pilihan saya. Roti prata yang disajikan dengan kari ayam -yang bumbunya agak berbeda dengan bumbu kari yang biasa saya makan- juga enak. Cara makannya tidak memakai sendok. Dengan tangan, roti yang berupa lembaran-lembaran tebal dirobek sedikitΒ  lalu dicelupkan ke kuah kari yang kental. Syedap!

Walau kemudian saya tetap harus pakai sendok garpu untuk menikmati ayam dalam karinya. Rasa ayamnya sih biasa aja, ga ada yang spesial. Ternyata jika memesan prata-nya saja, mereka akan datang bersama dengan kuah kari. Rasa karinya katanya lebih enak. Tahu begini saya lebih suka memesan prata plain saja, lebih murah. Hehe …

Wicak memesan nasi briyani dengan kari ikan. Nasi berbumbu yang disajikan dengan acar ini juga enak. Nasinya tentu saja berbeda. Biji berasnya terlihat lebih panjang dibandingkan biji beras biasa. Acarnya segar plus kuah kari ikan dengan bumbunya yang ‘menyengat’.Β ahmeicafe_bimbul Aih saya kepingin nasi ini juga, bisa nambah tidak ya? -sambil mengingat isi dompet- πŸ˜†

Menu lain yang ditawarkan beragam. Ada laksa Singapur, roti john, mee mamak, rojak, dan lain-lain. Untuk makanan manis setelah bersantap kami memesan -aih namanya lupa– semacam ongol-ongol kalau di Indonesia tapi lebih padat. Makanan kenyal ini berasa tawar tetapi dengan balutan kelapa parut yang gurih dan cocolan srikaya yang luar biasa manis jadi perpaduan yang unik dan enak.

Harga di kafe ini memang agak mihil. Yah namanya juga tempat makan kalau sudah masuk di mall tiba-tiba semua harganya jadi melonjak. Tapi ngga mengecewakan kok. Lumayan puas dan menyenangkan terutama karena anak-anak mau duduk tenang dan makan! πŸ˜€

Ah Mei Cafe
Pejaten Village, Lantai Satu

0 Comments

Add yours
  1. 1
    anny

    Duh biarpun harganya mihil tapi puas kan Hes , he..he….mee mamak enak tuh dan jangan salah lho Hes di Johor ada restaurant makanan Sunda pramusajinya orang malaysia asli pake bendo dan sinjang rereng hi..hi…bangga deh aku sebagai orang berdarah sunda disana dipake dan menunya itu es kelapa muda, sayur asem, goreng gurame, karedok dan nasi timbel di mall besar Johor Citty Square lagi πŸ˜€
    Disana harganya jugalebih mihil bisa 8 kali lipat harga aslinya di bandung

+ Leave a Comment