Saffron


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Saffron adalah nama rempah yang berasal dari bunga Crocus sativus yang memiliki tiga kepala putik. Bagian tangkai putik inilah yang digunakan sebagai rempah atau pewarna dalam masakan setelah dikeringkan.

Sebagai pewarna makanan, safron memberikan warna kuning keemasan. Mungkin fungsinya hampir sama dengan kunyit yaitu sebagai pemberi warna kuning. Tapi perbedaan harga keduanya serupa langit dan bumi. Kunyit bisa dibeli dengan harga yang tergolong sangat murah sementara saffron dijual per gram dimana 1 gramnya hampir seharga 1 gramnya emas. Mahaaall!

Saffron memiliki aroma manis yang lembut dengan sedikit nuansa aroma rumput atau jerami kering. Untuk mengumpulkan putik dari bunga Crocus sativus harus dilakukan dengan cara manual yaitu menggunakan tangan. Satu pon (450 gram) saffron yang sudah dikeringkan berasal dari sekitar 50.000–75.000 bunga yang ditanam dilahan hampir seluas lapangan sepak bola. Hmm, jadi kayanya untuk menghasilkan 1 gram safron membutuhkan sekitar 155 bunga. Pantas mahal ya?

Saffron sendiri memiliki khasiat sebagai antikarsinogenik (pencegah kanker), anti-mutagenik (pencegah mutasi), immunomodulasi (memperbaiki sistem imun), dan antioksidan.

Makanan yang saya kenal menggunakan safron adalah nasi kuning khas Spanyol, Paela 😀

Sumber: wikipedia/saffron
Categories

+ There are no comments

Add yours

six − four =