Sambal Bunga Pepaya


bungapepayaBeberapa langkah dari kerumunan tukang becak, saya melewati kios penjual buah dan sayur yang menjual bunga pepaya. Waks,asyik juga nih kalau di tumis dan dibikin omelet, dimakan dengan nasi dan sambal.

Saya membeli 2 buah seharga 3ribu rupiah per kantung. Cukup mahal memang tapi dengan menenteng plastik belanja dan dua anak yang harus digandeng, saya ngga punya tenaga untuk menawar (alasan sebenarnya sih karena malas ini cuma efek dramatisasi).

Bunga pepaya konon bisa meningkatkan nafsu makan. Sayang kemarin saya membuatnya berupa sambal yang pedas. Lain kali saya mau membuat variasi lain untuk lauk makan anak perempuan saya yang suliiit sekali makan. Kali-kali aja berhasil :mrgreen:

Berubah pikiran, tidak jadi membuat dadar telur dengan bunga pepaya saya mencoba membuat tumisan bunga pepaya ditambah teri medan.

Bahan:

  • 50gr (2 genggam) bunga pepaya yang sudah dilepas dari batangnya
  • 4 buah bawang merah, diiris
  • 1 siung bawang putih, diiris
  • 5 buah cabai rawit merah, diiris
  • 50gr (2 genggam) teri medan, cuci bersih
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 2 sdm minyak untuk menumis

Cara membuat:

  1. Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit sampai harum
  2. Masukkan bunga pepaya dan teri medan, aduk
  3. Tambahkan garam dan gula, aduk
  4. Masak sekitar 5 menit sambil terus diaduk perlahan, angkat

Rasanya pedas, pahit, dan asin. Enak dimakan sebagai lauk atau sebagai sambal pendamping lauk dan nasi putih 😉

Gud lak!

0 Comments

Add yours

+ Leave a Comment

19 + 17 =