Sambal Gandaria


Konon ada pepatah yang bilang sambel istri adalah kunci kebahagiaan suami (pepatah modern karya Wicak Hidayat) 😆

Postingan pertama di blog masukdapur saat masih berada di blogspot 5 tahun silam adalah tentang sambal limo. Selain sambal limo yang menjadi kegemaran keluarga, masukdapur juga pernah memposting sambal kecombrang, sambal pembangkit selera makan.

gandariamudaMenurut Iptek.net.id, gandaria adalah pohon buah-buahan yang populer, buahnya mirip buah mangga kecil. Walaupun rasanya agak asam, bahkan yang matang sekalipun, buah gandaria biasanya dikonsumsi dalam keadaan segar, atau diolah menjadi sirop atau dijadikan manisan (compote) yang lezat sekali.

Akan tetapi, pemanfaatan buah mudanya lebih penting, yaitu merupakan bahan penyedap pada sambal gandaria yang khas, dan dalam asinan, serta keping bijinya yang berukuran besar dan berwarna lembayung cerah dapat meningkatkan daya tarik masakan.

Seringkali daun mudanya yang berwarna ungu tua (warnanya putih sekali sewaktu mulai muncul) juga dikonsumsi segar, dimakan dengan sambal gandaria. Gandaria dianjurkan untuk ditanam di daerah transmigrasi di Sumatra karena hasil buahnya yang berlimpah dan perdaunannya yang rapat, sangat cocok sebagai pohon pelindung.

Sambal Gandaria

sambal_gandaria

Bahan:

  • 4 buah cabai merah
  • 1/2 sdt terasi matang
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 potong gula merah
  • 1 buah gandaria muda, buang biji, potong-potong

Cara membuat

  1. Gerus/ulek kasar cabai merah, terasi dan garam
  2. Masukkan gula merah, ulek rata
  3. Tambahkan potongan gandaria, ulek kasar
  4. Sajikan

Ngomong-ngomong gimana dengan perpaduan ini: Sambel gandaria ama gurame goreng? .. beeuuwh enak ngga tuh! 😉

hes&wicak

4 Comments

Add yours

+ Leave a Comment