Saus Sambal Belimbing


sausbelimbingEnam tahun di Depok saya baru tahu loh kalau kota kelahiran suami saya ini terkenal dengan sebutan Kota Belimbing πŸ˜›

Sewaktu ke pasar beberapa waktu yang lalu untuk membeli beberapa keperluan. Di kios langganan, saya melihat beberapa botol plastik saus yang dipajang berderet. Melihat warnanya yang berbeda dengan saus yang biasanya saya konsumsi, saya bertanya bertanya pada pemilik kios, “Saus apa itu, Bu?”

Ini saus belimbing, mba. Dibuat di Depok ini. Depok kan kota belimbing,” Ibu tersebut menjelaskan. Ooo ..

Entah kenapa saya tidak langsung membelinya saat itu. Sewaktu saya ceritakan pada suami saya, ia bertanya mengapa saya tidak membeli saus itu untuk dicoba. Saya mengeleng sambil menyesal. Jadi esok hari saya ke pasar lagi, saya tak lupa membeli saus yang berwarna jingga pekat ini.

Teksturnya sih mirip sekali dengan saus sambal yang biasa saya konsumsi. Halus dan sangat kental. Tetapi aroma dan rasanya berbeda jauh.

Ada aroma dan rasa belimbing di dalam saus belimbing ini. Tentu saja karena bahan pengentalnya memang belimbing dan bukanlah pati (yang biasanya ubi kayu) seperti pada saus lain. Aroma dan rasa belimbingnya memang tidak kuat, cenderung samar, tetapi cukup untuk memastikan bahwa saus tersebutΒ  memiliki kandungan belimbing didalamnya.

Pati atau amilum adalah karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air, berwujud bubuk putih, tawar dan tidak berbau. Pati merupakan bahan utama yang dihasilkan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa (sebagai produk fotosintesis) dalam jangka panjang. Pati digunakan sebagai bahan yang digunakan untuk memekatkan makanan cair seperti sup dan sebagainya. (id.wikipedia)

Menurut label yang terpasang di botol, salah satu komposisi bahan pembuat saus belimbing ini adalah belimbing dewa. Belimbing ini termasuk belimbing jenis unggulan karena memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan belimbing biasa. Kenapa disebut dewa? Apa karena dewa lebih manis? :mrgreen:

Manfaat buah kebanggaan kota Depok ini dipaparkan di sebuah artikel di situs kota Depok. Belimbing mengandung pektin yang terdapat pada dinding sel buah. Manfaat dari pektin adalah mengikat kolesterol dan asam empedu yang terdapat dalam usus serta membantu pengeluarannya.

Pengawet yang digunakan dalam saus ini adalah benzoat. Penggunaan benzoat memang biasa untuk pengawet makanan tetapi jika digunakan dalam skala industri rumahan memang agak ngeri juga karena zat ini memerlukan standar penggunaanya, tidak boleh sembarangan. Dalam kadar tepat, penambahan zat ini dapat menjamin produk pangan terjaga mutunya tetapi jika kadarnya berlebih dapat membahayakan kesehatan manusia.

Saus belimbing ini, menurut saya dan suami, memang tidak setajam dan mengigit seperti saus kesukaan kami. Saat ini kami belum menemukan lauk yang cocok untuk dicocolkan ke saus sambal ini. Mungkin karena rasanya yang tidak biasa, kami belum memastikan apakah saus ini bisa masuk ke dalam jajaran saus favorit kami

Tetapi saya rasa dengan peningkatan mutu, baik itu dari segi rasa maupun dari segi keamanan, saus ini bisa jadi komoditas yang bisa diandalkan kota Depok.

10 Comments

Add yours
  1. 1
    melly

    kayaknya enak tuh mba?
    tp aku lebih suka sambel dikasih belimbing wuluh yg asem itu..hmm

    klo saos sambel belimbing ini aku belum coba..

+ Leave a Comment

14 + seventeen =