TastingBox#2: Otak-otak Si Dia

TastingBox#2: Otak-otak Si Dia


Sedapur mengadakan Tasting Box lagi untuk mempromosikan produk-produk UMKM yang tergabung dalam sedapur.com. Kali ini Sedapur memilih 8 blogger dari banyak blogger yang mendaftar. Beruntungnya saya terpilih lagi(-lagi) untuk mendapatkan tasting box tersebut 😉

Kali ini ada dua produk yang dikirim yaitu Otak-otak Si Dia dan Pempek Udang Bola Keju (Boluju) dari PempekEmak.

Otak-otak Si Dia baru-baru ini mengadakan promo di Sedapur. Saya mendapatkan beberapa kali email pemberitahuannnya tetapi terus terang saya ngga terlalu tertarik. Bukannya ngga yakin akan produknya tetapi saya lebih suka mencicipi produk baru dan saya pikir otak-otak bukan produk baru karena saya agak cukup sering membuatnya sendiri di rumah :p

Tapi ternyata otak-otak buatan saya belum bisa dibandingkan dengan otak-otak Si Dia. Agak menyesal juga kenapa saat promo tidak memesannya 🙁

Otak-otak Si Dia disebutkan terbuat dari ikan tenggiri pilihan. Menurut saya, perpaduan tepung dan ikan plus bumbu yang pas, membuat tekstur otak-otak terasa kenyal dengan rasa ikan yang mantap. Tanpa cocolan saus, otak-otak ini sudah enak.

Tapii belum lengkap rasanya otak-otak tanpa cocolan saus kacang khasnya. Si Dia memberikan dua pilihan saus. Saus kacang khas otak-otak dan saus cuka merah.

Naaaah, buat saya saus-saus inilah yang benar-benar membuat otak-otak Si Dia jadi semakin enak. Saus kacangnya kental dengan rasa khas saus kacang otak-otak yang (sebelnya) saya ngga bisa identifikasikan apa saja campurannya :p

Suami saya bilang saus kacangnya enak walau saya juga sependapat tapi menurut saya saus cukanya lah yang membuat otak-otak Si Dia berbeda dengan otak-otak lain yang pernah saya cicipi. Rasa asam dan pedas dari saus cuka merahnya membuat segar otak-otak Si Dia.

Karena saya penggemar saus dan sambal, maka saus-saus inilah yang membuat saya bisa bilang, “Ngga akan nyesel deh beli otak-otak Si Dia” 😉

Kenapa namanya Si Dia? Dijelaskan bahwa jika seseorang jatuh cinta akan selalu ingat si dia. Nah, Si Dia yang satu ini juga membuat jatuh cinta dan ketagihan. Hehe unik.

Dari sisi rasa dan tekstur, otak-otak Si Dia no complain deh. Sedapp! Tapiiii, tuh kan ada tapinya, tapi saya sih kurang suka penggunaan hekter di pembungkus daun pisang otak-otaknya.

Sejak tasting box yang pertama saya selalu meributkan soal kemasan dan penggunaan hekter. Sebelumnya di tasting box pertama, hekter digunakan di plastik mika pengemas. Di tasting box ke-2 ini plastik mika pengemas tidak lagi menggunakan hekter tapi di selotip dengan rapih.

Menurut saya, pengemasan atau pembungkus (terutama yang bersentuhan langsung dengan makanan) sebaiknya bukan hanya akan menjaga kualitas masakan tetapi juga aman.

Kalau boleh saran sih mungkin bisa digunakan alternatif lain untuk menutup pembungkus daun pisang otak-otaknya selain dengan hekter.

Otak-otak yang saya dapat dari tasting box, saya panaskan sebentar di atas wajan. Sebelumnya saya gunting dahulu ujung-ujung pembungkusnya yang terdapat biji hekter.

Sebenarnya rekomen banget deh! Mungkin saya juga bakal memesannya besok atau lusa. Berharap semoga penutup bungkusnya bukan lagi menggunakan hekter 😉

Otak-otak Si Dia
Sedapur.com

2 Comments

Add yours
  1. 1
    David Adnan

    Bapak Ibu saya ucapkan banyak terima kasih atas reviewnya

    saya mau tanggapi sedikit mengenai hekter..bisa kok bu pesan tanpa hekter itu :)… tapi saya akan perhatikan mengenai usul ibu soal hekter.. dan sangat berguna sekali buat masukan kami..agar menjadi produk yang lebih baik

    Terima kasih banyak bu 🙂

+ Leave a Comment

four × 3 =