Toge Goreng Dereded


togegoreng-bogor

Entah kenapa minggu kemarin tiba-tiba saja pengen toge goreng. Toge goreng enak sudah tentu harus di cari di Bogor. Kebetulan banget hari minggunya kami sekeluarga memang berencana untuk ke Bogor.

Sudah lama tak pernah jalan-jalan di Bogor saya bertanya pada adik saya dan mba dee rumahkayu kira-kira dimana toge goreng yang enak. Adik saya bilang di dekat rumah ada toge goreng yang menurutnya enak walau ibu saya tidak sependapat dengannya. Mba dee menginformasikan beberapa tempat makan toge goreng yang mungkin bisa didatangi: toge goreng depan rumah makan Bogor Permai, toge goreng di Taman Topi jalan menuju BRI, dan toge goreng dekat Asinan Gedung Dalam.

Saya yang juga kepengen asinan bogor (haha segala pengen) langsung berniat untuk mampir ke toge goreng dekat Asinan Gedung dalam dulu jika akan pulang ke Depok. Tapi rencana tinggal rencana karena ternyata kami menemukan toge goreng di lapangan parkir Taman Makam Pahlawan Dereded saat kami ziarah ke makam almarhum ayah saya.

Bukan ayah saya bukan tentara. Beliau dimakamkan di belakang taman makan pahlawan di pemakaman umum. Kenapa di makamkan disitu? Karena dekat dengan makam almarhum kakek yang kebetulan memang tentara dan nenek, orang tua ibu saya.

Toge gorengnya sih menurut saya tidak istimewa. Tapi yah lumayan untuk memenuhi rasa penasaran saya Untuk saya pribadi sih toge goreng yang paling enak itu di Kantin Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta), IPB. Hehe. Apalagi kalau ditambah tempe goreng tepung yang garing dan jus mangga. Ugh, makan siang wajib setelah kuliah

Bicara soal toge goreng saya pernah membuat toge goreng di rumah racikan sendiri. Beda tentu saja dengan cara tradisional bapak penjual toge goreng dengan alat-alat uniknya itu, saya menggunakan alat modern dengan cara yang modern. Rasanya? Toge goreng tradisonal selalu lebih enaakk ..

Daun yang digunakan untuk membungkus toge goreng adalah daun patat. Daun patat banyak digunakan sebagai kemasan alami untuk membungkus makanan.Daun patat hampir mirip dengan daun pisang hanya saja berukuran kecil dengan tulang daun (pelepah) yang lentur sehingga dapat dilipat.

Cara membungkus dengan menggunakan daun patat dilakukan dengan cara menumpuk dua lembar daun yang diletakkan bersilangan lalu masakan diletakkan di tengah-tengah. Daun dilipat ke atas dan diikat dengan tali sayatan bambu yang tipis. Ujung daun kemudian dipotong atau digunting untuk merapihkan kemasan. (hes)

+ There are no comments

Add yours

4 × 2 =