Ulukutek Leunca


Tidak ada foto.

Sejak kemarin saya mencari tahu apa arti dari ulukutek. Ada yang bilang artinya oncom karena ulukutek leunca memang campuran  oncom dan leunca yang ditumis dengan cabai dan bawang.

Pak guru erfano menyebutkan —kalau ia tidak keliru mengingat, katanya— arti ulukutek adalah “ingin menjadi”.

Ingin menjadi apa? Apa dahulu pada awalnya orang sunda yang pertama kali memasak ulukutek leunca ini bermaksud membuat makanan tertentu tetapi gagal? Atau ulukutek leunca artinya ingin menjadi leunca? Haha saya memang tak pandai menafsirkan silsilah dari sebuah nama

Saya pikir tadinya malah nama ulukutek adalah ‘gerutuan’ karena masakan tersebut campur aduk tak karuan. AAh ulukutek pisan nih leunca

Leunca sendiri merupakan tumbuhan jenis terong-terongan dengan buah yang bundar dan berukuran kecil. Buah leunca termasuk ke dalam sayur-sayuran. Buah yang mentah berwarna hijau dan saat matang berwarna ungu tua. Rasanya lumayan pahit dan agak getir menurut saya. Ini adalah salah satu sayuran yang masuk dalam sedikit sekali makanan yang kami tidak suka.

Ada beberapa spesies tumbuhan ‘senada’ dengan genus yang sama. Solanum nigrum L. merupakan nama lain dari leunca atau dikenal juga dengan nama ranti (ide/wikipedia/ranti). Sementara ada juga yang dikenal dengan nama daerah takokak, cempokak, cokowana, pokak atau terong pipit yang dengan nama latin Solanum torvumSwartz (muharomtatok). Dan sebenarnya tumbuhan ini agak beracun sehingga tidak disarankan untuk memakannya jika menemukan tumbuhan ini di sembarang tempat.

Ulukutek Leunca

Bahan:

  • 1 buah oncom, hancurkan
  • 10 butir leunca (bisa lebih jika suka), siangi
  • 50 gram teri medan, cuci
  • 5 buah bawang merah, iris tipis
  • 3 buah cabai rawit merah, iris tipis
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdm gula
  • 3 sdm minyak untuk menumis
  • 1/2 cangkir air matang

Cara membuat:

  1. Tumis bawang merah dan cabai hingga layu
  2. Masukkan oncom, leunca, teri, garam, gula, dan air, aduk rata
  3. Masak hingga air meniris dan leunca matang
  4. Angkat
Lama persiapan: 5 menit
Lama memasak: 10 menit
Untuk 2-3 orang

5 Comments

Add yours
  1. 1
    bundadaffa

    sebenernya sih saya penggemar oncom mbak,cuma klo disini mesti pergi ke supermarket dulu baru ketemu oncom,hiks hiks,,,,,,,,,,,,,

  2. 2
    anny

    Hes, kok leunca nya cuma 10 butir? he..he…aku malah suka dilalab mentah tuh leunca yg muda2 dicocol sambal terasi, cakrek2 hi..hi….yummy, duhh lg puasa bayanginnya buka nanti pingin deh 😀

+ Leave a Comment