Terong Medan Cabai Hijau


terong-medan-cabai-hijau

Mba Dewi, seorang teman di page masukdapur di facebook, bertanya soal masakan Padang yang berupa campuran terong medan, teri, dan cabai hijau yang pernah beliau cicipi di warung makan Padang di dekat Mesjid Kubah Emas, Sawangan, Depok.

Saya memang belum pernah mencicipi masakan tersebut tetapi masakan Padang apapun itu selalu menggugah selera. Suster yang merawat ayah mertua di rumah kebetulan orang Padang tetapi ia tidak tahu soal masakan ini. Jadi seperti biasa saya mencoba bereksperimen saja dengan sambal cabai hijau plus tambahan terung medan dan teri garing.

Terong medan dikenal juga dengan nama terong telunjuk. Terong yang berbetuk panjang dan mirip mirip jari ini berwarna dengan garis-garis putih. Ukurannya tidak terlalu besar. Biasanya terong ini diolah menjadi semur, balado atau dipecak.

Hasilnya lumayan enak kok. Saya juga membuat ayam panggang plus nasi putih dan seteko besar air kelapa muda (tanpa gula). Perpaduan yang sedap untuk makan malam dalam keadaan lapar

Mudah-mudahan mirip dengan yang mba Dewi maksud ya 🙂 Terima kasih ..

Terong Medan Cabai Hijau

Bahan:

  • 250 gram terong medan/terong telunjuk, belah dua
  • 100 gram teri medan
  • 250 ml minyak goreng
  • 100 gram cabai hijau keriting
  • 5 buah cabai rawit hijau
  • 6 buah tomat hijau
  • 10 buah bawang merah
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir

Cara membuat:

  1. Goreng setengah matang terong medan, angkat, sisihkan
  2. Goreng hingga garing teri medan, sisihkan
  3. Rebus cabai hijau, cabai rawit, bawang merah dan tomat sekitar 5 menit, angkat
  4. Tumbuk kasar cabai hijau, cabai rawit, bawang merah, dan tomat bersama garam dan gula
  5. Panaskan sedikit minyak hasil menggoreng teri lalu tumis bumbu yang sudah ditumbuk, aduk rata, masak sebentar
  6. Masukkan terong dan teri, aduk rata
  7. Angkat dan sajikan
Lama memasak: 30 menit
Untuk 3-4 orang

Cara lain bisa juga dengan menumbuk terlebih dahulu cabai, bawang dan tomat tanpa direbus lalu ditumis hingga layu baru dimasukkan terong dan terinya. Cara mana saja yang paling sesuai dengan selera 😉

9 Comments

Add yours
  1. 5
    hes

    @dewi: sama-sama mba dewi. thx juga untuk idenya 😀
    @cow: enaknya pas makan malam setelah berbuka kali ya. ga enak makan yang pedespedess pas saur :mrgreen:

+ Leave a Comment

seven + 18 =